PAREPARE, BUKAMATA - Wakil Walikota Parepare, H Pangerang Rahim menyaksikan Pengumuman Penerimaan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (13/10/2021).
Dalam pengumuman tersebut, Pemerintah Kota Parepare berhasil meraih penghargaanpenghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Utama.
Penghargaan kategori tertinggi kedua ini, sebelumnya diserahkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), kepada Bappeda, sebagai ketua Pokja Pengarusutamaan Gender, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Hj Andi Rusia, Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Sriyanti Ambar, sebagai sekretaris Pokja PUG, juga selaku leading sektor PUG, serta Focal Point kecamatan, di kantor kementerian PPPA, September lalu.
Kepala Dinas P3A Kota Parepare, Hj. Andi Rusia membenarkan bahwa penghargaan tersebut merupakan Anugerah APE kategori utama yang diberikan oleh Kementerian PPPA, dimana 2 tahun sebelumnya hanya kategori madya.
“Untuk mendapatkan kategori ini tentu adanya kerjasama dari semua SKPD yang terlibat dalam Pokja tersebut serta Lembaga dan Organisasi kemasyarakatan. Dan untuk naik kelas menjadi kategori Mentor, tentu kita harus bekerja keras lagi, yang terpenting bagaiamana untuk mempertahankan kategori utama ini,” kata Andi Rusia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Dinas P3A Kota Parepare, Sri Yanti Ambar, mengaku untuk mendapatkan Anugerah APE Kategori Utama ini semua pihak bekerja keras dan bekerjasama, bagaimana dalam dokumen sebelumnya bisa sejalan dengan Indikator penilaian dalam Penganugerahan APE tahun ini.
“Untuk tahun depan, kita harus banyak menjalankan program pengarus utamaan gender, seperti Puspaga dan Puspa yang tidak ada sebelumnya. Saya optimis Kota Parepare dalam 2 tahun kedepan bisa naik kelas menjadi kategori Mentor,” ujar Sri Yanti Ambar.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Tak Ingin Seperti Pati dan Bone, DPRD Parepare Minta Pemkot Kaji Ulang Kenaikan Pajak Warga