TAKALAR, BUKAMATA - Selasa, 5 Oktober 2021. Puluhan santri salah satu pondok pesantren di Galesong Utara, Takalar, Sulsel, dilarikan ke puskesmas. Itu setelah mengalami gejala keracunan.
Puluhan santri itu diduga keracunan makanan. Mereka pun dilarikan ke Puskesmas Aeng Towa, Galesong Utara, Takalar. Para santri dirawat dengan infus.
Salah seorang korban, Ahnaf, mengaku mengalami gejala setelah dua hari lalu memakan telur.
Menurut Ahnaf, ada sekira 50 temannya yang keracunan. Sebagian mereka dilarikan ke rumah sakit. Sebagian lainnya masih dirawat di pesantren.
Sebelumnya, ratusan warga keracunan massal setelah mengkonsumsi nasi dus di acara takziah di Desa Pakkaba, Kecamatan Galesong Utara, Takalar, Rabu (29/9/2021) malam. Seorang bocah 9 tahun berinisial SR meninggal dunia, saat dirawat di rumah sakit di Makassar.
Polisi sudah memeriksa juru masak pihak katering makanan takziah. Polisi juga memeriksa pemilik usaha katering dan penyelenggara takziah. "Jadi sudah dilakukan pemeriksaan terhadap penyelenggara acara, kemudian dari pemilik katering kemudian juga juru masaknya," ujar Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hardjoko, Selasa (5/10/2021).
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Takalar Minta Masyarakat Tidak Panik Sikapi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi
-
Puluhan Orang Dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf Gowa, Diduga Keracunan Makanan Acara Khitanan
-
BPOM Mamuju Temukan Bakteri E Coli di Makanan Program Stunting untuk 42 Balita di Majene
-
25 Pegawai Pemkab Gowa Keracunan, , Polisi Bakal Uji Labfor Makanan yang Dikonsumsi di Pesta
-
Usai Santap Soto Ayam, Puluhan ASN Muntah dan Pusing Diduga Keracunan