TAKALAR, BUKAMATA - Keracunan massal di Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, terus diselidiki polisi. Itu setelah keracunan massal itu mengakibatkan seorang bocah 9 tahun meninggal.
Polisi dari Galesong Utara dan Polres Takalar, sudah memeriksa beberapa saksi. Salah satunya penyedia katering. Juga sudah mengambil sampel nasi katering tersebut.
Kapolsek Galesong Utara Polres Takalar Iptu Napa mengatakan, Satuan Reskrim Polres Takalar sudah turun ke TKP di Desa Pakkaba, Kecamatan Galesong Utara, Takalar.
"Sampel makanan itu sudah diambil, sudah dibawa ke Labfor tapi belum keluar hasilnya," ungkap Napa.
Sebelumnya diberitakan, sekitar 250 orang warga datang ke acara takziah di rumah warga di lokasi, Rabu, 29 September 2021 malam. Saat itu, para warga disajikan nasi dus.
Saat acara takziah, warga tak langsung menunjukkan gejala keracunan. Mual, pusing dan muntah-muntah baru dirasakan warga pada keesokan harinya, Kamis, 30 September 2021.
Di rumah sakit, terdata 55 orang. Tetapi diperkirakan ratusan korban. Pasalnya kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan, banyak juga yang dirawat di rumah masing-masing.
Seorang bocah berusia 9 tahun meninggal dunia. Pasalnya, korban sempat mengkonsumsi tiga nasi dus di lokasi.
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Takalar Minta Masyarakat Tidak Panik Sikapi Dugaan Keracunan Makanan Bergizi
-
Puluhan Orang Dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf Gowa, Diduga Keracunan Makanan Acara Khitanan
-
BPOM Mamuju Temukan Bakteri E Coli di Makanan Program Stunting untuk 42 Balita di Majene
-
25 Pegawai Pemkab Gowa Keracunan, , Polisi Bakal Uji Labfor Makanan yang Dikonsumsi di Pesta
-
Usai Santap Soto Ayam, Puluhan ASN Muntah dan Pusing Diduga Keracunan