Redaksi
Redaksi

Senin, 04 Oktober 2021 14:29

Salah satu korban keraacunan yang dirawat di rumah.
Salah satu korban keraacunan yang dirawat di rumah.

Keracunan Massal di Takalar, Penyedia Katering Takziah Diperiksa Sebagai Saksi

Keracunan massal terjadi di Takalar. Polisi sudah memeriksa penyedia katering. Juga sampel nasi.

TAKALAR, BUKAMATA - Keracunan massal di Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, terus diselidiki polisi. Itu setelah keracunan massal itu mengakibatkan seorang bocah 9 tahun meninggal.

Polisi dari Galesong Utara dan Polres Takalar, sudah memeriksa beberapa saksi. Salah satunya penyedia katering. Juga sudah mengambil sampel nasi katering tersebut.

Kapolsek Galesong Utara Polres Takalar Iptu Napa mengatakan, Satuan Reskrim Polres Takalar sudah turun ke TKP di Desa Pakkaba, Kecamatan Galesong Utara, Takalar.

"Sampel makanan itu sudah diambil, sudah dibawa ke Labfor tapi belum keluar hasilnya," ungkap Napa.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 250 orang warga datang ke acara takziah di rumah warga di lokasi, Rabu, 29 September 2021 malam. Saat itu, para warga disajikan nasi dus.

Saat acara takziah, warga tak langsung menunjukkan gejala keracunan. Mual, pusing dan muntah-muntah baru dirasakan warga pada keesokan harinya, Kamis, 30 September 2021.

Di rumah sakit, terdata 55 orang. Tetapi diperkirakan ratusan korban. Pasalnya kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan, banyak juga yang dirawat di rumah masing-masing.

Seorang bocah berusia 9 tahun meninggal dunia. Pasalnya, korban sempat mengkonsumsi tiga nasi dus di lokasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#keracunan massal