Redaksi
Redaksi

Rabu, 29 September 2021 16:38

Percepat Herd Immunity, PKK Kota Parepare Sasar 1.547 orang Vaksinasi

Percepat Herd Immunity, PKK Kota Parepare Sasar 1.547 orang Vaksinasi

Ketua Pokja IV TP PKK Parepare, dr Renny Anggraeny Sari menjelaskan, vaksinasi massal tersebut dilakukan di tujuh titik lokasi yang dipusatkan di RS Regional dr Hasri Ainun Habibie.

PAREPARE, BUKAMATA - Percepat Herd Immunity Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare menggelar vaksinasi Covid-19 dosis pertama bekerja sama Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kesehatan, RSUD Andi Makkasau, dan RS Regional dr Hasri Ainun Habibie.

Kegiatan bertajuk “Gerakan Percepatan Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Bersama Tim Penggerak PKK Kota Parepare” ini dibuka oleh Ketua TP PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan secara virtual, Rabu, (29/9/2021).

Vaksinasi yang menyasar semua kalangan, mulai 12 tahun hingga usia lansia, dan ibu hamil ini menarget 1.547 orang.

Ketua Pokja IV TP PKK Parepare, dr Renny Anggraeny Sari menjelaskan, vaksinasi massal tersebut dilakukan di tujuh titik lokasi yang dipusatkan di RS Regional dr Hasri Ainun Habibie.

“Hari ini kita target 1.547 orang dengan menyasar target vaksinasi, usia 12 tahun sampai lansia dan ibu hamil,” ujar Renny, sapaan karib Direktur RSUD Andi Makkasau ini kepada awak media.

Renny mengungkapkan, pelaksanaan gerakan vaksin massal itu sudah berlangsung sejak senin kemarin untuk mendukung Pemerintah Kota Parepare dalam mempercepat herd immunity.

“Sudah dimulai sejak Senin. Sampai hari ini totalnya 3.720 orang, ini sebagai bentuk peran TP PKK Parepare dalam membantu percepatan vaksinasi agar tercapai Herd Immunity,” kata Renny.

Selain itu, Ketua TP PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan dalam sambutannya, menjelaskan pentingnya vaksinasi Covid-19 dilakukan. Ia juga mengimbau agar PKK dapat menyosialisasikan vaksinasi secara masif dalam menangkal hoaks yang bertebaran di lingkungan masyarakat.

"PKK harus tampil menyosialisasikan kepada masyarakat agar tidak percaya dengan hoaks, seperti setelah vaksin ada yang meninggal dunia. Seandainya yang meninggal dunia itu 50 persen baru bisa kita percaya. Dan ini juga perlu kita sampaikan kepada masyarakat agar pada saat screening jujur dengan penyakitnya,” Tutup Erna Rasyid Taufan.

Penulis : Kifli
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#RSUD Andi Makkasau Parepare #Pemkot Pare Pare