Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Senin, 20 September 2021 17:19

Ilustrasi,
Ilustrasi,

Dua DPO Bandar Narkoba di Bone Masih Berkeliaran, Begini Penjelasan BNN

Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husein yang dikonfirmasi membenarkan adanya dua DPO Narkoba yang berasal dari Bajoe.

BONE, BUKAMATA -- Warga Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone dibuat resah oleh kembalinya dua DPO yang diduga sebagai bandar narkoba.

Menurut informasi warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, dua orang DPO ini diketahui berinisial AM dan FI. Mereka masuk Daftar Pencarian Orang sejak 5 bulan lalu.

"Dia ini dulu DPO BNNK Bone mereka merupakan bandar narkoba, memang mereka sempat kabur tapi sekarang dia sudah kembali terus kenapa belum ditangkap," kata salah seorang warga.

Bahkan, warga tersebut mengatakan memiliki bukti penetapan DPO kedua warga Bajoe tersebut. Selain itu dia juga mengatakan bahwa kedua DPO ini pernah mau membayar sebesar Rp.50 juta, namun katanya BNNK menolak dan tetap melajutkan kasusnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husein yang dikonfirmasi membenarkan adanya dua DPO Narkoba yang berasal dari Bajoe. Kata dia, pihaknya bukannya tidak mau menangkap kedua pelaku namun belum berhasil menangkapnya.

"Bukan belum ditangkap, perlu diluruskan belum berhasil ditangkap, sudah dapat info semoga anggota saya berhasil tangkap," kata Ismail Husein, Senin (20/9/2021).

Lanjut kata dia, terkait info bahwa kedua DPO ini pernah ingin membayar Rp 50 juta agar kasusnya diselesaikan namun BNNK menolak, Ismail mengaku tidak tahu. "Mohon maaf saya tidak tahu info ini," katanya.

Sekedar diketahui, kedua warga Bajoe ini ditetapkan sebagai DPO berdasarkan penunjukan oleh pelaku narkoba yang sebelumnya diamankan oleh BNNK Bone.

 

#Bandar Narkoba #narkoba