Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 16 September 2021 10:30

Ilustrasi
Ilustrasi

Petaka Mediator Silariang di Bulukumba, Pinggang Kiri Tertikam Badik

Kakek HB tertikam badik. Pelaku emosi kepada korban, karena memediasi mantan istrinya yang silariang untuk kembali ke Kindang, Bulukumba, bersama laki-laki pasangan silariangnya.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Kejadiannya bertahun-tahun lalu. Tapi masih membekas kuat di benak UM (45), seorang pria Bulukumba, Sulsel. Meski UM sudah menceraikan sang istri, namun dia tak bisa memaafkan pengkhianatan wanita itu, yang lari dengan pria lain.

Kini, pasangan silariang itu tinggal di Pangkep. Terbetik keinginan mereka untuk kembali ke Butta Panrita Lopi. Namun, keduanya ingin mendapatkan kejelasan soal keamanan mereka. Apakah mantan suami, UM bisa menerima keduanya.

Lalu, keduanya meminta tolong kepada HB (75), seorang pria yang dituakan. Dianggap bisa memediasi antara pasangan silariang itu dengan sang mantan suami, UM.

Membawa sebuah misi, berangkatlah HB menemui UM pada Senin, 13 September 2021, di rumah UM, Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulsel. Jarum jam saat itu sekira pukul 08.00 Wita.

Awalnya, UM menerima HB dengan ramah. Basa basi pun mengalir. Lalu, HB masuk ke inti pembicaraan.

"Bagaimana ini? Mantan istrimu bersama suaminya hendak balik ke Kindang," tanya HB.

Mendengar itu, wajah UM memerah menahan amarah. Matanya melotot. Teringat kembali pengkhianatan sang istri. "Jangan, saya tidak terima. Tidak usah masuk," tegasnya.

Lantas, dia mengambil badik lalu menikam sang kakek. "Korban ditikam di pinggang kirinya 1 kali," ucap Kapolsek Kindang, Iptu Muhammad Ali.

Menurut Iptu Ali, usai penikaman, pihaknya langsung membekuk pelaku dan mengamankannya ke Mapolsek Kindang. Sedangkan korban beruntung masih bisa diselamatkan dan dirawat di rumah sakit.

#silariang #Bulukumba