Aswad Syam
Aswad Syam

Senin, 13 September 2021 14:01

Jembatan gantung di Desa Malela, Suli, Luwu, ditutup.
Jembatan gantung di Desa Malela, Suli, Luwu, ditutup.

Dandim Tutup Jembatan Viral di Malela, Kadis PUPR: Jembatan Itu Bukan Satu-satunya Akses Warga

Membahayakan warga, jembatan gantung di Suli, Luwu, ditutup. Dandim Luwu meminta warga menggunakan jembatan lain yang jaraknya tidak terlalu jauh dari jembatan itu.

LUWU, BUKAMATA -- Setelah viral di media sosial, jembatan gantung di Desa Malela, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, akhirnya ditutup sementara.

Penutupan ini dilakukan, agar warga menggunakan jembatan lain yang kondisinya lebih baik dan jaraknya tidak terlalu jauh dari jembatan yang rusak tersebut.

Penutupan jembatan resmi dilakukan setelah Komandan Kodim (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol Inf Gunawan, didampingi Sekda Luwu, H Sulaiman, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iksan Asaad, usai melakukan kunjungan di lokasi jembatan, Senin (13/9/2021).

Gunawan menegaskan, dengan melihat kondisi jembatan yang rusak, pihaknya berkesimpulan untuk sementara waktu menutup jembatan. Dandim juga menyarankan warga menggunakan jembatan lain, yang kondisinya lebih bagus. Apalagi jarak antara jembatan tidak terlalu jauh.

"Jadi kepada aparat desa, saya minta jembatan ini ditutup sementara sambil kita menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Luwu. Kepada warga kami sarankan menggunakan akses jembatan lain. Jangan bahayakan diri dengan melintasi jembatan yang rusak itu. Jangan sampai ada korban. Apalagi jarak jembatan yang masih baik itu tidak terlalu jauh. Jadi kita tutup ya," tegas Gunawan di depan Kepala Desa Malela, Muharram.

Terkait perbaikan jembatan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad mengatakan, pihaknya akan mengusahakan secepatnya perbaikan jembatan tersebut.

"Kami upayakan untuk perbaikan jembatan. Insya Allah nanti pada perubahan anggaran akan kami anggarkan di situ," kata Ikhsan.

Ikhsan Asaad juga menegaskan, Pemda Luwu sama sekali tidak pernah membiarkan jembatan itu rusak sebagaimana berita yang banyak beredar yang sudah terkesan liar dan terlalu berlebihan.

"Kami tegaskan pemda tak pernah mengabaikan jembatan ini. Itu murni rusak karena banjir. Tolong ini diluruskan," tegas Ikhsan.

Iksan menambahkan, jembatan gantung yang viral itu juga bukan satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh masyarakat setempat.

"Bukan satu-satunya akses yang digunakan oleh masyarakat. Masih ada jembatan lain yang masih bagus untuk bisa digunakan yang jaraknya juga dekat," jelas Iksan.

Dalam kunjungan ini, juga hadir Kepala Dinas Kominfo, Ahyar Amir, dan Camat Suli, Erham Lanco.

Penulis : Irwan Musa
#LUwu #jembatan putus

Berita Populer