Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 07 September 2021 11:27

Int
Int

Berlaku Hingga 20 September 2021, Delapan Kabupaten di Sulsel PPKM Level 2

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

JAKARTA, BUKAMATA - Delapan kabupaten di Sulsel menunjukkan kemajuan signifikan dalam penanganan Covid-19. Masing-masing Kabupaten Gowa, Barru, Bone, Jeneponto, Selayar, Maros, Takalar, dan Toraja Utara.

Berdasarkan assesment yang dilakukan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), delapan daerah tersebut kini hanya akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, yang akan berlaku hingga 20 September 2021 mendatang. Diketahui, delapan daerah ini sebelumnya menerapkan PPKM Level 3 dan 4.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tertanggal 6 September 2021. Dalam instruksi tersebut juga disebutkan, 15 daerah di Sulsel berada di PPKM Level 3. Yakni Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Wajo, dan Tana Toraja. Kemudian ada dua kota, masing-masing Palopo dan Parepare.

Tito Karnavian dalam instruksinya menyampaikan beberapa regulasi bagi kabupaten/kota dengan kriteria Level 2. Terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan), untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Dan untuk wilayah yang berada dalam Zona Oranye, melaksanakan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Khusus PAUD, maksimal 33 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas. Untuk wilayah yang berada dalam Zona Merah, melaksanakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh. (*)

 

#PPKM #Sulsel #Covid #Mendagri #Tito karnavian

Berita Populer