Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 06 September 2021 17:13

Achmad Hendra Hakamuddin
Achmad Hendra Hakamuddin

BPBD Makassar Massifkan Koordinasi dengan BMKG

Komplek Kodam III di Kecamatan Biringkanaya dan di Blok 8-10 Perumnas Antang di Kecamatan Manggala, merupakan titik terparah ketika banjir melanda Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mulai memassifkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjelang musim penghujan. Mengingat, ada sejumlah titik di Makassar yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menyebut, Komplek Kodam III di Kecamatan Biringkanaya dan di Blok 8-10 Perumnas Antang di Kecamatan Manggala, merupakan titik terparah ketika banjir melanda Makassar. Kemudian di Panakkukang, sekitar pinggir Sungai Tallo.

"Kita sudah tahu dimana titik rawan, sehingga perlu dilakukan antisipasi dini. Makanya, kita kontrol terus, koordinasi dengan BMKG," jelas Hendra, Senin, 6 September 2021.

Ia mengungkapkan, BMKG memprediksi musim penghujan datangnya lebih awal di akhir September ini. "Minggu lalu curah hujan mulai kelihatan, kita sudah rapatkan. Persiapan di akhir September, karena BMKG sampaikan musim penghujan akan lebih cepat. Intesitas curah hujan kita lihat perkembangannya seperti apa," terangnya.

Mantan Kepala Dispora ini menambahkan, hal yang juga perlu diantisipasi yakni banjir bandang kiriman daerah kabupaten yang ada di sekitar Makassar.

"Makanya kita juga selalu koordinasi dengan BMKG berkaitan dengan curah hujan di Maros dan Gowa," pungkasnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#BPBD Makassar #Banjir Makassar #Achmad Hendra Hakamuddin