Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 03 September 2021 15:11

Jembatan berbayar, penghubung antara Desa Salujambu dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.
Jembatan berbayar, penghubung antara Desa Salujambu dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.

Jembatan Berbayar di Luwu Utara, Tarif Rp2 Ribu hingga Rp150 Ribu Sekali Melintas

Ada jembatan berbayar penghubung antara Desa Salujambu dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Dibangun seorang warga. Bagi warga dan kendaraan yang melintas dikenakan bayaran.

LUWU UTARA, BUKAMATA - Ada jembatan berbayar di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Jembatan kayu itu, dibangun seorang warga di Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu.  Diatapi pakai rumbia.

Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Salujambu dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.

Jembatan ini dibangun warga sejak beberapa tahun lalu, dengan menggunakan dana pribadi.

Setiap orang yang melintas di jembatan dikenakan tarif.

Bagi pejalan kaki, akan dikenakan tarif Rp2.000 ribu sekali melintas.

"Kalau jalan kaki bolak balik kita akan bayar Rp4.000," kata warga Desa Lewewe, Sadikin Amir, Jumat (3/9/2021).

Sementara itu, pengendara motor dikenakan tarif Rp5.000 untuk sekali penyeberangan.

"Kalau kita berboncengan tambah lagi Rp2.000, kalau bonceng tiga kita bayar Rp9.000," jelasnya.

Tarif lumayan tinggi dipatok bagi kendaraan roda empat.

Pengguna mobil yang ingin melintas wajib membayar Rp150 ribu.

"Kalau mobil mahal, Rp150 ribu, kalau PP jadi Rp300 ribu," bebernya.

Namun, kata dia, tidak banyak kendaraan roda empat melintas.

"Kalau mobil biasanya memilih memutar ke Sabbang, kecuali kepepet dan ada urusan penting," tuturnya.

Sadikin berharap pemerintah dapat segera membangun jembatan. Minimal jembatan gantung yang dapat dilalui motor.

"Supaya kalau kami mau melintas tidak bayar-bayar lagi," harapnya.

Penulis : Jusman
#Luwu Utara #LUwu