MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah mulai memberlakukan insentif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 30 persen.
Diberikan kepada perusahaan dan pemilik rumah. Hitungannya sesuai persentase yang sudah disuntik vaksin Covid-19.
Wali Kota, Danny Pomanto mengatakan kebijakan itu sebagai tindak lanjut permintaan masyarakat.
Banyak yang mengajukan pengurangan pajak lantaran kondisi ekonomi terganggu akibat pandemi Covid-19.
"PBB kan kewenangan saya bukan yang lain. Tingkatannya tergantung, kebetulan banyak permintaan keringanan," ujarnya saat ditemui di Balaikota.
Dia mengaku skema keringanan hampir sama dengan sebelumnya. Khusus untuk perusahaan, acuannya yaitu semua karyawan yang bekerja di lingkungannya.
"Ternyata tahun lalu sudah diterapkan, tahun ini kita kaitkan dengan vaksinasi," jelasnya.
Sementara, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Siswanta Attas yang dikonfirmasi terpisah memberikan penjelasan.
Dia mengatakan untuk mendapatkan keringanan pajak, dipersilahkan mengajukan ke pemerintah. Berlaku sejak 1 sampai 28 september 2021.
“Untuk mendapatkan, mengajukan permohonan ke pemerintah kota,” ujarnya, Kamis (3/9/2021)
Dia menyebut besaran pemotongan hingga 30 persen. Dilihat dari persentase vaksinasi. Tetap ada dispensasi yang belum capai 100 persen, misalnya ada anggotanya yang baru-baru sudah positif otomatis vaksinasinya ditunda.
“Drafnya segera akan disebar kalau sudah ada nomor Perwalinya keluar dari Bagian Hukum,” jelasnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Temui Wali Kota Makassar, Ketua PPP Sulsel Serukan Fraksi di DPRD Dukung Program Pemkot Makassar
-
Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan
-
Pete-pete Laut Siap Mengarungi Lautan Makassar, Uji Coba Perdana di Pulau Barrang Lompo
-
Potret Wajah Baru TPA Antang, Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai
-
Kota Makassar Kian Toleran, Wali Kota Resmikan Kelenteng Ji Li Gong sebagai Simbol Kerukunan