Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 02 September 2021 10:53

Penyerahan hadiah lomba video pengawas partisipatif.
Penyerahan hadiah lomba video pengawas partisipatif.

Bawaslu Luwu Utara Umumkan Pemenang Lomba Video Pengawas Partisipatif

Bawaslu Luwu Utara membuat lomba video pengawas partisipatif. Ini pemenangnya.

LUWU UTARA, BUKAMATA - Bawaslu Luwu Utara melakukan penyerahan hadiah lomba video pengawas pemilu partisipatif kepada para pemenang. Penyerahan tersebut berlangsung di Sekretariat Bawaslu Luwu Utara, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (1/9/2021).

Penyerahan hadiah kepada 4 peserta yang mengikuti lomba, dilakukan Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin, dan anggota yakni Ibrahim Umar dan Sriwati Sukma D.

Sebelum penyerahan hadiah, Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Utara memberikan sepatah kata kepada peserta lomba. Pertama oleh Kordiv SDMO dan DATIN Sriwati Sukma. Dia menyampaikan pesan kepada peserta, agar terus meningkatkan kreativitas demi kemajuan demokrasi di Indonesia, khususnya di Luwu Utara.

“Meskipun di masa pandemi, dan tidak banyak yang bisa dilakukan, namun adik-adik masih dapat mengikuti lomba. Saya berharap, kreativitasnya lebih ditingkatkan lagi. Lomba video ini merupakan pertama kali dilaksanakan di Bawaslu Luwu Utara. Dan sungguh luar biasa partisipasi adik-adik," kata Sriwati Sukma, Kamis, (2/9/2021).

Sementara dari segi penilaian lomba, Kordiv PHL Bawaslu Luwu Utara, Ibrahim Umar mengungkapkan, ada lima komponen yang menjadi penilaian.

"Pertama, originalitas ide atau keaslian karya, Kedua, kesesuaian tema dengan video. ketiga, inovasi dan kreativitas, keempat, tata bahasa dan kelima, penilaian masyarakat. Penilaian masyarakat ini adalah like," ucap Ibrahim.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin mengungkapkan bahwa tujuan lomba video ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Adik-adik adalah agen of change. Ke depan yang menjadi penerus adalah Anda. 10 atau 15 tahun yang akan datang adalah panggung adik-adik. Saya tegaskan bahwa generasi yang tidak kreatif akan digilas oleh zaman," ungkap Muhajirin.

Dia juga mengapresiasi kepada peserta atas keikutsertaannnya dalam lomba. Menurutnya, pendidikan politik yang memuat larangan praktik politik uang dan SARA penting dilakukan dan harus dimassifkan.

“Coba adik-adik pikirkan 15 tahun ke depan, Anda akan susah jadi pemimpin jika tidak mempunyai modal. Kalau pemilihan kepala desa saja membutuhkan banyak uang bagaimana kita bisa jadi pemimpin sedangkan baru selesai kuliah," pesan Muhajirin kepada peserta lomba.

Muhajirin juga mengungkapkan, kalau ingin membangun sejak awal bahwa memilih pemimpin tidak mesti memakai uang, maka kita punya kesempatan untuk menjadi pemimpin ke depan.

"Hari ini bertiga menyampaikan, bahwa politik uang tidak baik, tidak mendidik. Kalau kami sudah tidak ada baru tampak dan masyarakat baru menyadari," ungkapnya.

“Olehnya itu kami sangat berterima kasih karena sudah memberikan energi positif terhadap kemajuan demokrasi, dari beberapa siswa-siswi yang ada di Luwu Utara, hanya sekian persen yang mengikuti lomba. Adik-adik merupakan siswa-siswi pilihan,” kunci Muhajirin

Adapun 4 peserta yang mengikuti lomba, kemudian dipilih pemenang terbaik 1 sampai dengan 4 yang mendapatkan tropi dan uang pembinaan. Setelah melalui penilaian dari internal, diputuskan pemenang dari Lomba video kreatif tersebut sebagai berikut:

Juara 1
Aura Charismaillah (UPT SMAN 2 Sukamaju) dengan tema “Tolak Politik Uang”

Juara 2
Putri Nur Asyifa (Group Teater MA Al-Falah Lemahabang Bone-bone) dengan tema “Stop Politik Uang”

Juara 3
Asilva Ramadhana (UPT SMAN 3 Baebunta) dengan tema “Stop Politik Uang”

Juara 4
Raudhah Zahra (MA Al-Falah Lemahabang Bone-bone) dengan tema “Stop Hoax”.

Penulis : Jusman
#Bawaslu Luwu Utara #Luwu Utara