Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 29 Agustus 2021 23:12

Empat pelaku dibekuk di Jakarta. Salah satunya, otak penculikan.
Empat pelaku dibekuk di Jakarta. Salah satunya, otak penculikan.

Sakit Hati Jadi Motif Wanita Pengusaha Asal Jakarta Otaki Perampokan dan Penculikan Sopir Taksi Online di Makassar

Otak penculikan dan perampasan sopir taksi online di Makassar, Sulsel, ternyata sakit hati kepada korban. Pelaku seorang wanita pengusaha di Jakarta.

MAKASSAR, BUKAMATA - NA (31), diciduk di salah satu hotel di Jakarta. Wanita pengusaha itu yang menjadi otak perampokan dan penculikan Arman, seorang sopir taksi online di Makassar.

Selain NA, juga turut diciduk 6 kaki tangannya. Tiga di Makassar. Tiga lainnya dibekuk di Jakarta.

Kepada polisi, NA mengaku sakit hati terhadap korban. Namun, polisi belum merinci apa yang menyebabkan pelaku sakit hati terhadap korban.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah mengatakan, yang jelas, antara korban dan otak pelaku, sebelumnya saling mengenal.

"Dari interogasi awal itu, mereka (pelaku dan korban) sebelumnya sudah kenal selama satu tahun terakhir. Kemudian ada masalah antara keduanya," ujar Ipda Nasrullah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang sopir taksi online di Makassar, Sulsel bernama Arman, disekap saat sedang di warung sop saudara.

Tiba-tiba dia didatangi pria dan menempelkan badik di lehernya. Dia lalu digiring ke mobil. Alasannya, mobilnya bermasalah. Usai dibawa ke Tanjung Bayang dan dianiaya di sana, korban lalu dibawa ke Gorontalo.

Selama sepuluh hari, sejak 6 Agustus 2021 hingga Senin, 16 Agustus 2021, korban menjadi korban penyekapan. Mulut dan matanya dilakban. Dia kemudian diturunkan di Gorontalo. Mobilnya dirampas.

Warga di sana lalu live lewat Facebook. Arman lalu dikenali keluarganya dan dijemput di sana.

Belakangan, tiga pelaku yang merupakan eksekutor penculikan ditangkap di Makassar. Mereka mengaku diberi Rp40 juta. Rp30 juta diberikan pada awal. Sisanya Rp10 juta diberikan usai beraksi.

#Penculikan #Driver taksi online