PINRANG, BUKAMATA -- Bupati Pinrang Irwan Hamid bersama Wakil Bupati Pinrang Drs. Alimin serta Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyambut kedatangan Panglima Divisi Infanteri 3/ Kostrad Mayor Jenderal Kunto Arief Wibowo, S.IP.
Kedatangan Mayjen Kunto ini dimaksudkan sebagai silaturahmi dan koordinasi dengan Bupati Pinrang, mengingat Kabupaten Pinrang adalah salah satu daerah penyangga pangan Nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengatakan, hampir 70% penduduk Kabupaten Pinrang berprofesi sebagai petani yang menjadikan Pinrang sebagai salah satu Daerah Penyangga Pangan Nasional.
Selain itu, Irwan mengatakan, sektor lain juga sangat mendukung, seperti peternakan, perkebunan dan perikanan.
Sementara itu, Pangdiv Infanteri 3 Kostrad Mayjen Kunto, yang juga merupakan anak mantan Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno mengungkapkan, kunjungan kerja ini selain untuk silaturrahmi juga dimanfaatkan untuk saling sharing.
Mayjen Kunto melanjutkan, belajar dari pengalamannya di tempat tugas yang lama, dia berharap Pemerintah Daerah senantiasa bersinergi dan mencari metodologi baru dalam menghadapi Covid-19, dan memaksimalkan potensi yang ada sehingga refocusing mencapai hasil maksimal.
"Menghadapi Covid-19 ini, kesempatan kita untuk memanfaatkan potensi lokal," tegas Mayjen Kunto.
Mayjen kunto melanjutkan, masih dari pengalaman di tempat tugas yang lama, dirinya belajar bahwa dalam mengatasi konflik harus melakukan berbagai pendekatan agar potensi konflik dapat dicegah dan diminimalisir.
Penulis: Jun
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Pinrang Tertibkan Badut Jalanan dan Manusia Silver, Siapkan Akses Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah
-
Bupati Pinrang Serahkan Pompa Air untuk Petani Terdampak Kekeringan
-
DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Wabub: tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat
-
176 Pejabat Pemkab Pinrang Dilantik, Bupati Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
-
Pemkab Pinrang Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan, Seluruh Lini Digerakkan Selamatkan Musim Tanam