Jelang Musda, Golkar Sulsel Dihiasi Enam Kandidat Ketua
02 Februari 2026 13:53
Pada bulan Agustus ini, tiket.com, platform OTA (Online Travel Agent) di Indonesia, telah memasuki usia 10 tahun. Memasuki satu dekade usianya, tiket.com saat ini masih dihadapkan pada situasi dan kondisi yang sama seperti tahun lalu.
JAKARTA, BUKAMATA – Pada bulan Agustus ini, tiket.com, platform OTA (Online Travel Agent) di Indonesia, telah memasuki usia 10 tahun.
Memasuki satu dekade usianya, tiket.com saat ini masih dihadapkan pada situasi dan kondisi yang sama seperti tahun lalu.
Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan, di era pandemi, peran tiket.com berevolusi menjadi platform online guna mendukung program pemerintah dalam menekan angka laju Covid-19, serta mendorong angka vaksinasi.
Langkah ini merupakan bukti nyata pencapaian dan adaptasi tiket.com akan dunia travel yang sangat sulit saat ini.
Dalam kapasitasnya, kata Gaery , tiket.com memiliki teknologi dan infrastuktur untuk memanfaatkan berbagai macam fitur secara optimal.
Ragam fitur yang diluncurkan selama ini merupakan fitur-fitur yang paling tepat dalam menangkis segala kecemasan konsumen yang berhubungan dengan perjalanan.
"Popularitas Tiket.com di masa pandemi ini cukup bagus, terbukti dengan 3 fitur berkinerja terbaik pada Q2 2021 kemarin, yaitu fitur tiket PayLater, fitur Hotel + tiket Flexi untuk program Long Stay Package, kemudian tiket To Do untuk pencarian tes Covid-19 serta pendaftaran peserta vaksinasi Covid-19 di sentra tiket.com,” ungkap Gaery dalam siaran pers yang diterima Bukamata, Jumat (13/8/2021).
Aktivitas tiket.com selama masa pandemi :
• Jendela informasi bagi warga Indonesia dengan pembaruan informasi kebijakan pemerintah secara real time perihal syarat perjalanan lintas-kota, lintas-propinsi, hingga lintas-negara.
• fitur tiket CLEAN, tiket Flexi, asuransi perjalanan Free Protection, Longstay Hotel Package, tiket PayLater, program VACCation Reward, serta jajaran diskon setiap bulan.
• Peningkatan dan inovasi pada produk tiket To Do, yang memudahkan konsumen untuk pencarian test Covid-19 terdekat, serta registrasi vaksinasi di sentra vaksinasi tiket.com.
• Bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan mempromosikan pariwisata nasional dengan mendukung kampanye #DiIndonesiaAja, serta memberikan workshop yang berupa dialog interaktif dengan para pelaku wisata khususnya di 5DSP, untuk mengoptimalkan penggunaan platform digital. Workshop tersebut menjadi kegiatan bermanfaat yang memberikan solusi cerdas dalam mempertahankan penghasilan di tengah pandemi.
Performa bisnis tiket.com pada Q2 2021
Di masa pandemi saat ini, Di Q2 2021, tiket.com mencatat kinerja cukup baik, menurut Gaery, rata-rata 700% bila dibandingkan dengan periode Q2 2020.
Hal ini menandakan bahwa berwisata atau jalan-jalan adalah salah satu kebutuhan primer yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.
“Pariwisata juga menjadi salah satu tanda-tanda pertumbuhan ekonomi, karena pada periode yang sama, perekonomian pun tumbuh sekitar 7%,”ungkap Gaery.
Lalu, jika ditelaah lebih lanjut, pada Q2 2021, angka transaksi tiket pesawat meningkat 400%, transaksi akomodasi terdongkrak 600%, serta transaksi hiburan dan travel essentials di tiket To Do menanjak 1.100%.
Selain itu, angka unduh tiket.com pun meningkat 2,5 kali lipat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang memercayakan segala kebutuhan dan perlengkapan perjalanan pada tiket.com.
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 13:44
02 Februari 2026 13:39
02 Februari 2026 12:49
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43