MAKASSAR, BUKAMATA - Kamis, 5 Agustus 2021. Jarum jam menunjukkan sekita pukul 04.45 Wita. Hj Haria (68) baru saja usai melaksanakan salat subuh di rumahnya, di Jl Ade Irma Suryani V, Nomor 10 RT 10/RW 04, Kelurahan Jumpandang Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Dia masih berdoa, ketika mendengar teriakan histeris keponakannya, Dian (17).
"Api tante, api....cepatki lari," teriak Dian.
Saat itu Dian tertidur di ruang tamu ketika terjaga dan melihat ada api di luar pintu rumah. Dia lalu memberitahu tantenya. Hj Haria tak menyelesaikan doanya. Pedagang itu pun langsung mengikuti keponakannya, berlari keluar dari rumah.
Baca Juga :
Pemilik rumah lainnya yang juga jadi korban kobaran api, Mahmuddin, mendengar teriakan anaknya agar menyelamatkan sepeda motornya karena ada kebakaran. Karyawan UPRI itu segera keluar dari rumah. Dia melihat, api sudah menjalar ke lantai dua rumah tetangganya, Hj Haria. Mahmuddin pun berusaha menyelamatkan sepeda motornya.
Warga di sekitar TKP lantas berusaha memadamkan api, sembari yang lain menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Pukul 05.10 Wita, sebanyak 12 unit armada Pemadam Kebakaran Kota Makassar, tiba di lokasi. Mereka langsung berusaha memadamkan api. Pukul 06.40 Wita, api baru bisa dipadamkan.
Akibat kejadian, dua unit rumah hangus. Rumah Hj Haria ludes dan rata dengan tanah. Sedangkan rumah Mahmuddin habis pada bagian belakang. Total kerugian diperkirakan Rp325 juta. Dugaan sementara, api dipicu korsleting arus pendek listrik.
Pelaksana Tugas Kadis Damkar Kota Makassar, Hasanuddin mengatakan, lorong yang sempit, sempat menghambat akses mobil damkar.
Penulis: Maulana