Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Hingga triwulan kedua, UPT yang berada dibawah naungan Dinas Perikanan Sulsel ini telah memproduksi 12,5 juta benur atau 58,28 persen dari target.
MAKASSAR, BUKAMATA - Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya Air Payau/Laut (UPT PBAPL) Barru, menargetkan produksi benur sebanyak 21,5 juta ekor hingga akhir tahun ini. Hingga triwulan kedua, UPT yang berada dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel ini telah memproduksi 12,5 juta benur atau 58,28 persen dari target.
Kepala UPT PBAPL Barru, Basri Hamal, optimistis bisa mencapai target produksi. Meskipun ia mengakui, ada beberapa faktor penghambat. Seperti, fluktuasi suhu yang tidak stabil akibat curah hujan yang tidak menentu, hingga menyebabkan induk udang tidak dapat bertelur dengan baik.
"Suhu yang tidak stabil menyebabkan telur tidak menetas atau gagal menjadi naupli, dan sering pula terjadi gagal panen akibat serangan penyakit, kunang-kunang dan protozoa," jelas Basri, Senin, 2 Agustus 2021.
Basri menjelaskan, sebagian besar produksi perbenihan disalurkan untuk memenuhi bantuan Benur Gratis melalui Program Desiminasi Inovasi Teknologi Budidaya Udang Windu 13 kabupaten kota di Sulsel.
Ia menambahkan, pemerintah memang sedang berupaya mengembalikan kejayaan udang windu. Karena itu, pihaknya berupaya mengoptimalkan kembali laboratorium yang dimiliki untuk mendeteksi virus ataupun penyakit yang bisa menyerang udang.
"Kita sedang berupaya mengembalikan kejayaan udang windu kita," ujarnya. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33