Redaksi : Rabu, 28 Juli 2021 21:12
Rizal Ramli dan Anis Matta

JAKARTA, BUKAMATA - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, mendorong Partai Gelora untuk bersikap kritis terhadap pemerintah, khususnya dalam penanganan pandemi.

“Mumpung di luar pemerintahan, Gelora harus vokal,” kata Rizal yang disambut senyum Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta.

Rizal Ramli mengatakan hal itu, ketika hadir dalam acara Gelora Talks, yang disiarkan secara live streaming melalui chanel Gelora TV.

Diskusi publik Gelora Talks dengan tajuk “Pandemi Berlanjut, Akankah Memicu Krisis Sosial?” menghadirkan sejumlah pembicara.

Pada kesempatan itu Rizal Ramli menyayangkan pemerintah telat menangani Covid-19 sejak pertama kali muncul. Rizal Ramli lantas menilai ribuan triliun anggaran negara habis percuma untuk penanganan pandemi covid-19 pada tahun masa 2020. " hasilnya nol..nol...nol.." tegas Rizal Ramli.

Selain Rizal Ramli, yang adalah mantan Menteri, turut hadir Juru bicara Kementerian Kesehatan Dokter Siti Nadia Tarmizi, dan epidemiolog klinis Ahlina Institute Dokter Tifauzia Tyassuma.

Kehadiran Rizal sebagai pembicara dalam diskusi reguler itu cukup menarik perhatian media.

Doktor ekonomi ekonomi lulusan Boston University, AS itu sebelumnya dikabarkan telah bergabung dengan Partai Gelora.

Dugaan tersebut muncul setelah Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah pda 25 Juli berkicau di akun Twitternya: “Selamat bergabung di @partaigeloraid bang…” menjawab cuitan Rizal di platform media sosial yang sama.

Sebelumnya Rizal Ramli memuji pidato Fahri Hamzah yang mengkritik Parpol Indonesia telah berubah menjadi partai yang hanya dikontrol segelintir orang dan keluarga, layaknya di negara komunis.

Partai Gelombang Rakyat Indonesia didirikan pada 28 Oktober 2020 dan telah mendapat pengesahan dari Kemenkumham.

Pada kesempatan lain, Anis pernah menjelaskan bahwa kepengurusan Partai Gelora sudah mencapai 100% di tingkat propinsi serta kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. (*)