PAREPARE, BUKAMATA - Masih mengenakan batik dipadu kopiah. Juga celana panjang kain berwarna hitam. Wali Kota Parepare, Taufan Pawe sudah bersiap menyembelih sendiri sapi kurbannya sendiri, di kediaman pribadi wali kota dua periode ini, di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rabu, (21/7/2021).
Di tangan kanannya sudah ada parang panjang. Dia mengenakan celemek merah. Di depannya sudah berbaring seekor sapi. Bagian kepalanya dipegang dua orang. Ada tiga di bagian buntut. Memegang tali yang menjerat kuat empat kaki sapi itu.
"Bismillah", Taufan melafazkan basmalah. Lalu dia menempelkan parang ke leher sapi kurbannya pada perayaan Iduladha 1442 Hijriyah tahun ini.
"Saya sembelih sendiri dan itu dianjurkan dalam syariat Islam. Ada kenikmatan tersendiri jika kita menyembelih sendiri,” ungkap Taufan.
Menurut Taufan, menyembelih kurban sendiri di keluarganya, sudah menjadi tradisi turun-temurun. Pada lebaran kurban ini, Taufan mengurbankan dua ekor sapi. Penyembelihannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Daging kurban, akan dibagikan secara 'door to door' ke sejumlah titik. Pembagiannya melalui Yayasan Taufan Pawe (TP) Centre. Itu kata Taufan, untuk menghindari kerumunan.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi