Ini Faktanya, Konsumsi Daging Merah Secara Berlebihan Bisa Memicu Diabetes
Lebaran Idul Adha selalu identik dengan olahan makanan nikmat berbahan dasar daging sapi atau kambing. Memang sangat lezat jika daging tersebut diolah dengan beragam bumbu yang menggugah selera.
BUKAMATA – Lebaran Idul Adha selalu identik dengan olahan makanan nikmat berbahan dasar daging sapi atau kambing. Memang sangat lezat jika daging tersebut diolah dengan beragam bumbu yang menggugah selera.

Tapi perlu diingat, ketika mengonsumsi makanan tersebut, kita harus hati-hati. Mengonsumsi daging merah berlebihan ternyata dapat memicu risiko diabetes, loh.
Bagaimana penjelasannya?
Sebenarnya, kaitan antara daging merah dan diabetes tak terjadi secara langsung. Sebab, diabetes sendiri dipicu genetik keluarga, obat-obatan, gaya hidup yang minim gerak serta pola makan buruk yang berdampak pada obesitas.

Daging merah sendiri erat kaitannya dengan obesitas lantaran lemak berlebih di dalamnya serta cara pengolahan yang tak tepat. Dikutip Bukamata dari laman Healthline, peneliti menduga kaitan antara daging merah dan obesitas adalah tingkat lemak jenuh dan kalori yang lebih tinggi.
Dibandingkan dengan banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, daging memiliki jumlah kalori dan lemak yang lebih besar.
Makan daging berlebih juga telah ditunjukkan untuk meningkatkan jumlah lemak visceral atau perut. Dokter mengasosiasikan tingkat lemak perut yang lebih tinggi dengan risiko diabetes yang lebih besar.
Karenanya, ada kemungkinan lemak jenuh yang ditemukan dalam daging, terutama daging merah, dapat berkontribusi pada risiko diabetes. Untuk mencegahnya, Anda bisa memilih potongan daging tanpa lemak. Contohnya meliputi bagian pinggang atas, sirloin atas, bahu, dan tangan
Selain berfokus pada jenis daging, pengolahannya dianjurkan dengan metode memasak seperti memanggang tanpa terpapar api langsung (barbeque), merebus, mengukus, atau menggoreng.
Pada 2018, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care mengidentifikasi hubungan potensial antara konsumsi daging yang diolah pada api terbuka dan suhu tinggi, dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Daging merah memberi risiko yang lebih besar bagi subjek penelitian. Metode memasak yang dimaksud yakni dibakar seperti barbeque dan dipanggang dengan suhu tinggi dalam oven.
News Feed
Geliat Ekonomi dan Seni Budaya Festival FBB Sukses Sedot Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari
03 November 2026 10:45
Respons Cepat Damkarmat Makassar, Kobaran Api di Maccini Raya Dikuasai dalam 12 Menit
03 November 2026 10:28
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPKB Gelar Pemilihan Duta GenRe dan Wisuda 350 Lansia
03 November 2026 10:17
Resmi Tutup MUSDA Golkar Maros, Supriansa : Hilangkan Sekat dalam Kepengurusan
03 November 2026 05:03
Berita Populer
03 November 2026 12:46
03 November 2026 05:03
03 November 2026 10:17
03 November 2026 10:28
03 November 2026 10:45
