Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Pengacara yang juga selebriti ini dikenal punya kekayaan fantastis, yang mencapai Rp4,6 triliun hingga gaya hidupnya pun sangat mewah.
BUKAMATA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku harta kekayaannya terus menyusut akibat pandemi yang kian parah di Indonesia.
Pengacara yang juga selebriti ini dikenal punya kekayaan fantastis, yang mencapai Rp4,6 triliun hingga gaya hidupnya pun sangat mewah.
Sayangnya, selama pandemi ini Ia mengeluh karena hartanya terus berkurang karena pemasukan lebih sedikit dibanding pengeluarannya setiap bulan.
Diketahui, sebelum pandemi banyak orang yang menyewa apartemen mewahnya hingga pundi-pundi kekayaannya mengalir deras.
Tapi, karena pandemi banyak apartemen kosong hingga biaya tagihan bulanan yang biasanya ditanggung penyewa, kini ditanggung olehnya.
Ratusan apartemen mewah milik Hotman Paris kini kosong melompong tak ada yang menyewa. Dengan kondisi itu, Iuran Pengelolaan Apartemen alias (IPL) yang seharusnya dibayar oleh penyewa kini harus ditanggung olehnya.
Sebagai gambaran biaya IPL ini memang berbeda-beda pada tiap unit apartemen, tergantung pada lokasi dan luasan apartemennya.
Kalau di lokasi-lokasi yang tidak tergolong premium ongkos IPL ini bisa di bawah Rp 5 jutaan per bulan. Tapi untuk apartemen mewah di lokasi premium menurut Hotman Paris Hutapea ongkos IPL cukup mahal mencapai Rp 20 juta per unit per bulan.
Hotman Paris Hutapea mengungkapkan hal ini saat menjadi pembicara di web binar Era Ascot Talk Show Hukum Restrukturisasi dan Kepailitan Jumat (31/7/2020) lalu.
Talkshow Hotman ini juga disiarkan langsung lewat akun Instagram Hotman Paris. Hotman Paris menjelaskan kondisi bisnis dan investasi properti sangat tergantung kepada keadaan ekonomi.
Kalau kondisi perekonomian sedang lesu seperti sekarang maka sektor properti ini juga ikut lesu, termasuk properti untuk sewa.
"Kalau bisnis apartemen ruko 10 tahun lalu memang menguntungkan. Sekarang jujur saja gua sudah hancur-hancuran," kata Hotman Paris Hutapea dikutip Bukamata.
Hotman Paris menceritakan saat ini ada ratusan apartemen miliknya yang harus membayar IPL, karena tak laku disewakan.
"Saya punya apartemen ratusan belum disewakan (belum ada penyewa). Saya super stress! Sekarang ada lagi lebih sekitar 50 apartemen saya menolak untuk diserahkanterimakan oleh developer agar saya tidak bayar IPL dulu," katanya.
Menurut Hotman Paris, bisa dibayangkan jika nilai IPL satu unit apartemen bisa mencapai Rp 20 juta sebulan di kawasan premium Central Business District.
"Belum di kawasan perkantoran, apakah bisnis properti itu up atau tidak, tergantung situasi ekonomi," ujar Hotman Paris Hutapea.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33