MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyasar pasangan usia subur pada program sejuta akseptor. Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kota Makassar, Dr Aryati Puspasari Abady SP MSi, mengatakan, para kader dan penyuluh KB berhasil merekrut pasangan usia subur untuk bisa menggunakan alat kontrasepsi, bahkan memberikan edukasi kepada mereka untuk tetap melanjutkan penggunaan alat kontrasepsinya.
"Kita berusaha agar tidak ada yang berhenti, agar kita bisa tetap mengendalikan jumlah penduduk yang ada di Kota Makassar," kata Puspa, Kamis, 8 Juli 2021.
Menurut Puspa, bagaimana mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, menjadi persoalan penting yang harus menjadi perhatian pemerintah. Apalagi di masa pandemi ini, masyarakat lebih banyak tinggal di rumah, dan potensi untuk bisa terjadi ledakan jumlah penduduk cukup besar.
"Kami dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, harus berupaya agar program sejuta akseptor untuk pengendalian penduduk ini berhasil, dengan merekrut akseptor yang berasal dari pasangan usia subur," jelasnya.
Diketahui, pemerintah telah memberikan target melalui program sejuta akseptor. Program ini diinisiasi oleh pemerintah pusat, untuk kemudian dijalankan oleh seluruh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. (*)
BERITA TERKAIT
-
Makassar Ambil Peran di Rakernas APEKSI 2026, Munafri: Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci Pembangunan Kota
-
Kota Makassar Tampil Spektakuler di City Expo APEKSI 2026, Booth Pinisi Padukan Budaya, AI dan Inovasi Daur Ulang
-
Di Forum APEKSI, Munafri Tekankan Kota Tangguh Dimulai dari Ketahanan Bencana dan Kesiapan Pangan
-
APEKSI 2026 di Medan, Munafri Perluas Jejaring Demi Kemajuan Makassar
-
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan