MAROS, BUKAMATA - Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk Kabupaten Maros. Totalnya mencapai Rp 60 miliar.
Anggaran tersebut ditujukan untuk sektor pertanian, irigasi, hingga pembangunan infrastruktur jalan. Diantaranya, Rp 10 miliar untuk rehabilitasi daerah irigasi untuk jaringan Kalengkere, Manarrang, Bulu Marapa, juga Damma'.
Adapula untuk peningkatan jalan ruas cendrana (sempatu) Camba - Bonto Cani, serta penanggulangan stunting dan gizi buruk.
Menurut Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Maros sebagai bagian wilayah Mamminasata yang juga berbatasan langsung dengan Makassar, memiliki peran strategis. Maros menjadi kota penyangga, dengan destinasi wisata alam Bantimurung dan Geopark Rammang-rammang.
"Sangat penting membangun infrastruktur yang menghubungkan Maros dengan wilayah tetangga dan sekitarnya, seperti Bone, Pangkep, Barru dan Soppeng," jelas Andi Sudirman, di Kabupaten Maros, kemarin.
"Inilah kenapa Parigi-Bungoro kita rintis. Di sana salah satunya juga adalah mendekatkan akses-akses di wilayah segi tiga atau segi empat yang ada di Maros, Soppeng, Bone, Pangkep dan Barru," sambungnya. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Membuka Simpul Ekonomi Baru, Pemprov Sulsel Genjot Pembangunan Jalan Bypass Mamminasata Segmen III dan IV di Maros
-
Gubernur Sulsel Apresiasi Pengabdian Sekda Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb, Siapkan Kembali sebagai Tim Ahli
-
Petani Optimis Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun Berkat MYP Irigasi Pemprov Sulsel
-
Tinjau Progres Jembatan Pakere, Chaidir Syam Harap Jadi Pengungkit Mobilitas dan Ekonomi Warga Maros
-
Tinjau Puskesmas Bua Tallulolo, Wagub Sulsel Tekankan Akurasi Data untuk Cegah Stunting di Toraja Utara