MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, kembali melaksanakan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Senin, 21 Juni 2021. Kali ini, dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Yakni di PKM Rappokalling Kecamatan Tallo, dan PKM Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.
Plt Kepala DPPKB Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, menjelaskan, MKJP merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifan yang tinggi, dengan tingkat kegagalan yang rendah. Disamping itu, komplikasi dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi yang lain.
"MKJP merupakan jenis kontrasepsi yang sekali pemakaiannya dapat bertahan selama tiga tahun sampai seumur hidup," jelasnya.
Puspa menuturkan, pemerintah mensosialisasikan dan memberikan layanan kontrasepsi sebagai salah satu langkah untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk yang berkaitan dengan dampak negatif bonus demografi. Seperti tingkat pendidikan yang rendah, kurangnya lapangan kerja, pengangguran, efek sosial yang buruk, hilangnya momentum untuk mengumpulkan tabungan, sehingga pada akhirnya menyebabkan kemiskinan.
"Jika pengendalian ini tidak dilakukan, akan banyak dampak yang ditimbulkan. Salah satunya di bidang kesehatan ibu dan anak," ungkap Puspa. (*)
BERITA TERKAIT
-
DPPKB Makassar Pilih Duta Genre 2025, Muh. Ikrimah Algifary dan Selvia Virginia Raih Gelar Juara Pertama
-
Pemkab Luwu Timur Perkuat Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB/KR
-
PP 28 Tahun 2024, MUI Makassar Desak Revisi Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Anak Usia Sekolah
-
Cegah Stunting, Masyarakat Diimbau Atur Kelahiran dengan Alat Kontrasepsi
-
BKKBN Sulsel Gandeng Lantamal VI Makassar Gelar Pelayanan KB untuk Masyarakat Pesisir