Redaksi
Redaksi

Minggu, 20 Juni 2021 19:02

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E.Zulpan
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E.Zulpan

Bareskrim Polri Akan Berantas Pinjol Ilegal, Polda Sulsel: Resahkan Masyarakat

Bareskrim Mabes Polri akan berantas pinjaman online ilegal.

MAKASSAR, BUKAMATA - Bareskrim Mabes Polri, akan memberantas pinjaman online (Pinjol) ilegal. Itu diungkap Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipideksus) Bareskrim PolrI, Kombes Pol Whisnu Hermawan Febrianto mengatakan, hal itu berdasarkan perintah dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Menurut Kombes Whisnu, kekinian Kabareskrim Polri tengah menyusun mekanisme terkait penertiban terhadap pinjol ilegal.

"Pak Kabareskrim telah mengirimkan telegram ke seluruh jajaran Polri Indonesia untuk mengungkap perkara pinjol yang ilegal," kata Whisnu, Jumat (18/6/2021) lalu.

Wishnu menyebut, setidaknya ada 3.000 pinjol ilegal yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan yang telah terdaftar di OJK baru sekitar 1.700.

Pinjol online ilegal, kata dia, perlu diterbitkan lantaran kerap meresahkan warga. Salah satunya, melakukan aksi teror terhadap nasabahnya.

"Ada beberapa korban yang hanya meminjam uang beberapa ribu saja, kemudian diteror dengan foto-foto yang vulgar dengan menginformasikan ke teman-temannya, keluarganya, bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman yang tidak benar ini," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan membenarkan dan mendukung program Bareskrim Polri tersebut. Menurut Kombes E.Zulpan, pinjol Ilegal perlu ditertibkan dan diberantas, karena saat ini setidaknya ada 3.000 pinjol ilegal yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan yang telah terdaftar di OJK baru sekitar 1.700.

Pinjol online ilegal, kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan, perlu ditertibkan lantaran kerap meresahkan warga. Salah satunya melakukan aksi teror terhadap nasabahnya.

"Ada beberapa korban yang hanya meminjam uang beberapa ribu saja, kemudian diteror dengan foto-foto yang vulgar dengan menginformasikan ke teman-temannya, keluarganya, bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman yang tidak benar ini," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Sulsel mengaku, hingga saat ini belum ada laporan terkait pinjaman Online yang meresahkan dan mengancam masyarakat

"Bila ada laporan, tentu tindakan tegas akan kita lakukan sesuai dengan arahan Kabareskrim Polri," tandas E.Zulpan, Minggu, (20/06/2021).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pinjaman online #Pinjol #Polda Sulsel