PSM Makassar Siap Tantang Persis Solo di Manahan: Trucha Lakukan Rotasi, Abu Kamara Starter
29 November 2025 19:07
Ekspor briket kali ini sebanyak tiga kontainer dengan total nilai Rp 1,5 miliar. Tiap kontainer berisi 28 ton briket, dengan nilainya sebesar USD 35.000 atau setara Rp 500 juta per kontainer.
MAKASSAR, BUKAMATA - Salah satu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) asal Sulsel, CV Coconut Internasional Indonesia, mencetak prestasi yang membanggakan. Perusahaan ini berhasil mengekspor briket ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

Pelepasan ekspor briket bahkan dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. Ekspor briket senilai Rp 1,5 miliar tersebut, dengan tujuan Jordania.
Teten mengatakan, permintaan briket dari sejumlah negara khususnya Timur Tengah, cukup tinggi. Sehingga, sudah seharusnya dimaksimalkan, khususnya bagi para pelaku UMKM.
"Launching ekspor briket ke Timur Tengah ini salah satu hal positif. Apalagi ekonomi sedang lesu akibat pandemi Covid-19," ujarnya, di sela-sela acara pelepasan ekspor briket, kemarin.
Menurut dia, selain Timur Tengah, permintaan briket datang dari Eropa, Amerika, dan dari kawasan lainnya. Teten menjelaskan, banyak potensi ekspor UMKM yang bisa dimaksimalkan seperti dari sektor pangan, kelautan, termasuk briket.
Sementara, Direktur CV Coconut Internasional Indonesia, Asriani, mengatakan, ekspor briket kali ini sebanyak tiga kontainer dengan total nilai Rp 1,5 miliar. Tiap kontainer berisi 28 ton briket, dengan nilainya sebesar USD 35.000 atau setara Rp 500 juta per kontainer.
"Kami secara rutin bisa menghasilkan sebanyak dua kontainer ekspor per hari," ungkapnya.
Menurut Asriani, permintaan dari pembeli seperti Jerman itu sebanyak 10 hingga 20 kontainer per bulan. Adapun, permintaan dari Jordania, Arab, Dubai, dan Rusia, dengan volume paling banyak dari Timur Tengah. (*)
29 November 2025 19:07
29 November 2025 18:30
29 November 2025 17:11
29 November 2025 09:50
29 November 2025 11:25
29 November 2025 16:15
29 November 2025 12:27
29 November 2025 13:56