Ulfa
Ulfa

Selasa, 25 Mei 2021 21:23

Bayi Laki-laki Ditemukan Warga Saat Hendak Memancing di Sungai

Bayi Laki-laki Ditemukan Warga Saat Hendak Memancing di Sungai

Bayi tersebut ditemukan oleh seorang pemuda bernama Yallo. Saat itu, dia hendak ke sungai untuk memancing ikan.

BONE, BUKAMATA - Senin, 24 Mei 2021. Mayat bayi laki-laki ditemukan di Lingkungan Teppoe, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Bayi tersebut ditemukan oleh seorang pemuda bernama Yallo. Saat itu, dia hendak ke sungai untuk memancing ikan.

Saat berjalan menuju sungai, Yallo mencari lokasi untuk memancing. Namun setiba di lokasi, Dia mencium bau busuk yang menyengat.

"Jadi saya cari bau itu, pas ketemu saya kaget dan langsung melihat sosok bayi di atas tumpukan sampah, yang tak jauh dari aliran sungai," kata Yallo.

Kata dia, bayi tersebut sudah dalam keadaan membengkak dan dikerumuni lalat. Setelah menemukan mayat bayi tersebut, dia langsung berlari melaporkan nya ke Kantor Lurah setempat.

Tidak berselang lama, Lurah Mattirowalie bersama Camat tanete Riattang barat dan juga pihak Kepolisian Polsek Tanete Riattang mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, Iptu Nurhayati mengatakan, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, dan diperkirakan lahir setelah berumur 9 bulan.

"Dugaan sementara bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya, kemungkinan hasil hubungan gelap," ungkap Iptu Nurhayati.

Menurutnya, bayi itu sudah dibuang sejak 2 hari yang lalu, karena kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk, selain itu kondisi kepalanya juga sudah hancur sebagian.

"Sekitar 1,5 Meter dari posisi bayi tersebut kami juga menemukan ari-arinya dan ada bercak darah yang dikerumuni lalat," bebernya.

"Bayi nya kita bawa ke Rumah sakit untuk di identifikasi, selanjutnya kami tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelakunya," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Penemuan Bayi