China Berhasil Mendaratkan Robot Penjelajah di Mars
Para ilmuwan akan membiarkannya menjelajah hingga 90 untuk mempelajari geologi lokal
BUKAMATA - China telah berhasil mendaratkan pesawat luar angkasa di Planet Mars.
Pendaratan itu dilakukan oleh Robot Zhurong beroda enam, dan menargetkan Utopia Planitia, medan yang luas di belahan utara planet merah.
Robot itu menggunakan kombinasi kapsul pelindung, parasut, dan platform roket untuk mendarat.
Pencapain ini adalah hal yang luar biasa, karena itu adalah tugas yang sulit. Sejauh ini, hanya Amerika yang benar-benar menguasai pendaratan di Mars. Banyak negara lain yang telah mencoba melakukan hal serupa, namun kehilangan kontak segera setelah pesawatnya mencapai permukaan.
Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat kepada tim misi atas "pencapaian luar biasa" tersebut.
"Anda cukup berani untuk tantangan, mengejar keunggulan dan menempatkan negara kita di jajaran lanjutan eksplorasi planet," katanya.
Thomas Zurbuchen, kepala sains di badan antariksa AS (NASA), juga memberikan ucapan selamat.
"Bersama dengan komunitas sains global, saya menantikan kontribusi penting yang akan diberikan misi ini bagi pemahaman umat manusia tentang Planet Merah," katanya.
Robot Zhurong secara resmi mendarat pada hari Sabtu sekitar jam 07:00. Namun itu butuh waktu 17 menit untuk membuka panel surya dan mengirim sinyal kembali ke Bumi.
Zhurong, yang berarti Dewa Api, terbang ke Mars dengan pengorbit Tianwen-1, pada bulan Februari.
Penyelidik kemudian menghabiskan waktu beberapa minggu untuk mengamati Utopia, dan mengambil gambar beresolusi tinggi untuk menunjukkan tempat teraman untuk meletakkan penjelajah.
Kini, setelah Zhurong berhasil mendarat, para ilmuwan akan membiarkannya menjelajah hingga 90 untuk mempelajari geologi lokal. Satu hari di Mars berlangsung selama 24 jam 39 menit.
Robot itu sangat mirip dengan kendaraan Nasa's Spirit dan Opportunity dari tahun 2000-an. Beratnya sekitar 240kg dan didukung oleh panel surya lipat.
Seperti penjelajah milik Amerika, Zhurong memiliki alat laser untuk menggerakkan batu untuk menilai kimiawi mereka dan radar untuk mencari es air di bawah permukaan.
Utopia Planitia adalah tempat NASA mendaratkan misi Viking-2 pada tahun 1976.
Ini adalah cekungan kolosal - lebarnya lebih dari 3.000 km - yang terbentuk akibat tumbukan di awal sejarah Mars.
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa pulau itu telah menguasai lautan sejak lama. Penginderaan jauh oleh satelit menunjukkan adanya simpanan es yang signifikan di kedalamannya.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
