MAKASSAR, BUKAMATA - Sore itu, Selasa, 4 Mei 2021. Sejumlah aparat kepolisian mendatangi sebuah rumah di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar. Mereka bersenjata lengkap. Dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Rumah kayu berlantai satu tersebut disangka sekretariat Front Pembela Islam (FPI). Namun warga membantah. "Sudah pindah sejak 2018," ujar salah seorang warga.
Polisi lalu memasangi rumah bercat putih itu dengan garis polisi berwarna kuning. Sebuah mobil patroli polisi tampak dipasang melintang di jalan. Ada tulisan "Patroli Polsek Ujung Pandang" di pintu depan.
Beberapa warga tampak berkerumun di dekat lokasi. Mereka menonton anggota Densus 88 melakukan penggeledahan. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari kepolisian.
Sebelumnya, mantan Sekum FPI, Munarman ditangkap. Dia dituduh terlibat aksi terorisme. Salah satunya, baiat ISIS yang digelar di Makassar beberapa tahun lalu. Dalam sebuah video yang beredar, Munarman tampak hadir di kursi bagian depan, sejajar dengan Ustaz Basri, terdakwa kasus terorisme yang meninggal di Lapas Nusakambangan.
Begitu pula dalam sejumlah penggerebekan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Makassar, terdapat atribut FPI.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kasatgaswil Densus 88 Harap Wahdah Islamiyah Lakukan Pembinaan dan Pencegahan Terorisme
-
Kepala BNPT Boy Rafli Amar Mengungkap 116 Mantan Narapidana Kasus Terorisme Kembali Menjadi Residivis
-
Serangan Parang Times Square Sedang Diselidiki Sebagai Kemungkinan Terorisme
-
Eks Teroris Makassar Kutuk Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar: Dilarang Agama!
-
Antisipasi Terorisme, Polda Sulsel Perintahkan Jajaran untuk Tingkatkan Kewaspadaan