Aswad Syam
Aswad Syam

Senin, 03 Mei 2021 03:36

Ajeip Padindang dalam resesnya.
Ajeip Padindang dalam resesnya.

Reses, Ajeip Padindang Soroti Kebijakan Larangan Mudik

Kunjungan reses Ajeip Padindang, menyoroti kebijakan larangan mudik. Begini pendapat Ajeip Padindang.

MAKASSAR, BUKAMATA - Kunjungan kerja dan reses anggota DPD RI, H. Ajiep Padindang SE,MM di Sulsel dilakukan sejak awal Ramadan hingga pertengahan ini.

"Meski masih pandemi, tapi alhamdulillah. Kujungan kerja dan reses bisa kami lakukan, di Makassar, Parepare, Sidrap dan Bone. Safari Ramadhan kami lakukan tiap tahun," jelas Ajiep Padindang saat dialog Ramadhan dan buka puasa bersama di cafe Red Corner Makassar, Minggu (2/5/2021).

Pada kesempatan ini. Anggota DPD RI, dua periode ini menilai kebijakan Pemerintah memperketat protokol kesehatan untuk menekan pandemi covid-19.

"Saya prihatin karena Pemerintah dan tim satgas keluarkan kebijakan soal penerapan protokol kesehatan. Apalagi melarang masyarakat tertentu. (Kalau mudik boleh dilarang bagi ASN/TNI dan Polri). Tapi ada juga pengecualian," tuturnya.

Hal yang dianggap tidak tepat adalah pembatasan bagi sejumlah Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Sulawesi Selatan atau daerah lain.

"Kebijakan tidak boleh adalah angkutan darat antar kabupaten beroperasi. Kondisi masyarakat susah, kebijakan pemerintah lain kontradiktif. Saya sarankan mudik boleh dilarang bagi ASN. Tapi angkutan transportasi jangan dilarang," katanya.

Hal larangan ini lanjut Ajiep, akan berdampak pada adanya angkutan gelap mengangkut penumpang antar Daerah Kabupaten kota dan Provinsi

"Akan berdampak pada angkutan gelap, dan selama ini sudah terjadi seperti mobil carteran atau terminal bayangan," pungkasnya.

Diketahui, kegiatan Ajiep Padindang juga dirangkaikan bagi takjil, bakti sosial, kunjungan panti asuhan dan kunjungan tokoh.

Penulis: Yahya

#Ajeip Padindang