Ririn
Ririn

Minggu, 02 Mei 2021 10:52

Kim Jong Un
Kim Jong Un

Korea Utara Tuduh Joe Biden Terapkan 'Kebijakan Permusuhan'

Korea Utara menuduh Washington menghina martabat Kim Jong Un dengan mengkritik situasi hak asasi manusia Korea Utara.

BUKAMATA - Korea Utara mengecam Amerika Serikat karena terus mempertahankan kebijakan bermusuhan terhadap mereka.

Dalam satu pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menuduh Washington menghina martabat Kim Jong Un dengan mengkritik situasi hak asasi manusia Korea Utara.

Juru bicara itu mengatakan, kritik hak asasi manusia adalah provokasi yang menunjukkan Amerika Serikat "bersiap untuk pertarungan habis-habisan" dan bahwa Korea Utara akan melakukan pembalasan.

Dalam pernyataan terpisah, Kwon Jong Gun, direktur jenderal Departemen Urusan AS di Kementerian Luar Negeri mengkritik pidato kebijakan pertama Biden kepada Kongres pada hari Rabu, di mana dia menyebut program nuklir di Korea Utara menimbulkan ancaman serius bagi keamanan Amerika dan dunia.

"Pernyataan AS jelas mencerminkan niatnya untuk tetap menegakkan kebijakan permusuhan terhadap DPRK [Korea Utara] seperti yang telah dilakukan oleh AS selama lebih dari setengah abad," kata Kwon Jong-gun pada hari Minggu.

Dia menyebut pernyataan Biden tentang program nuklir mereka sebagai hal yang "tidak dapat ditoleransi" dan sebuah "kesalahan besar".

Pekan ini, Biden kembali menyinggung program nuklir Korea Utara dan menyebutnya sebagai "ancaman serius" bagi keamanan global.

Gedung Putih juga mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan pendekatan baru untuk menekan Korea Utara agar menyerah pada ambisi senjata nuklir dan rudal balistik.

"Kebijakan kami tidak akan fokus pada pencapaian kesepakatan besar, juga tidak akan bergantung pada kesabaran strategis," kata Juru bicara Jen Psaki.

Ia menambahkan bahwa AS akan menggunakan pendekatan praktis terkalibrasi, untuk meningkatkan keamanan bagi AS dan sekutunya.

Pemerintah AS diperkirakan akan menyambut penasihat keamanan nasional Jepang dan Korea Selatan, dan mereka akan berdiskusi tentang tinjauan Korea Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Korea Utara