Ririn
Ririn

Kamis, 22 April 2021 10:29

EPA
EPA

Ledakan Bom di Hotel Pakistan, 4 Orang Tewas

Diduga bahwa serangan itu menargetkan Duta Besar China untuk Pakistan

BUKAMATA - Ledakan bom di sebuah hotel mewah di kota Quetta, Pakistan, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 12 lainnya.

Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid Ahmad mengatakan pada ARY News TV bahwa "sebuah mobil yang penuh dengan bahan peledak meledak di hotel". Dia menyebut itu sebagai "tindakan terorisme".

Diduga bahwa serangan itu menargetkan Duta Besar China untuk Pakistan. Dia diketahui berada di Quetta, ibu kota provinsi Balochistan, dekat perbatasan Afghanistan, tetapi tidak berada di tempat kejadian pada saat itu.

Rashid Ahmad mengonfirmasi bahwa duta besar China, Nong Rong, sedang ada acara dan tidak ada di hotel.

Insiden itu terjadi di Hotel Serena, yang paling terkenal di Quetta. Ini menyediakan akomodasi bagi pejabat pemerintah dan pejabat yang berkunjung.

Taliban Pakistan telah mengklaim serangan itu, tanpa memberikan rincian.

Seorang juru bicara Taliban mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa "itu adalah serangan bunuh diri di mana pembom bunuh diri kami menggunakan mobilnya yang berisi bahan peledak di hotel."

Menteri Dalam Negeri Provinsi Balochistan Ziaullah Lango mengatakan kepada wartawan bahwa Nong "bersemangat" dan bahwa kunjungannya ke Quetta akan berakhir pada Kamis.

Salah satu provinsi termiskin di Pakistan, Balochistan adalah rumah bagi beberapa kelompok bersenjata, termasuk ekstremis dan separatis Islam.

Militan menginginkan kemerdekaan dari seluruh Pakistan, dan menentang proyek infrastruktur besar China di daerah tersebut.

Para separatis juga disalahkan atas serangan dua tahun lalu di sebuah hotel di Gwadar, sebuah proyek pelabuhan yang didanai oleh China.

Mereka menuduh pemerintah dan China mengeksploitasi kekayaan gas dan mineral Balochistan dan posisi strategisnya, namun memberikan sedikit keuntungan bagi masyarakat setempat.

#Pakistan #Ledakan Bom