Redaksi : Rabu, 21 April 2021 21:16
Atikah semasa hidup, dan petugas melakukan olah TKP.

MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 21 April 2021. Jarum jam menunjukkan sekira pukul 17.00 Wita. Nana meminta tolong Babinsa Kelurahan Gunung Sari, Makassar, mendobrak pintu kamar kos di Kost Almayrah Jl. Talasalapang 2 Kompleks P&K Blok N1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, setelah pemilik kos itu tak berhasil membuka pintu dengan kunci serep. Kamar itu, milik Atika Amaliya Yudin (20), mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar.

Nana mendapat telepon dari keluarga Atika. Gadis itu tak bisa dihubungi. Sejak 15 jam lalu. Karenanya, Nana berinisiatif mendobrak pintu.

Benar saja. Saat pintu terbuka, Atika tertelungkup di dalam ruang dapur. Sudah tak bernyawa. Di atas kasur tampak ada pisau dapur. Juga ada obat antinyamuk cair.

Sekitar pukul 18.20 Wita, personil Polsek Rappocini yang dipimpin oleh Pawas Iptu Abd Kadir bersama dengan Ka SPK Aiptu Sapta dan Piket Fungsi, juga Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari, mendatangi TKP dan selanjutnya menghubungi Dokpol Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar.

Sekitar pukul 19.30 Wita, Tim Dokpol Polda Sulsel dan Inafis Polrestabes Makassar, tiba di TKP untuk melakukan olah TKP.

Sekitar pukul 20.20 Wita, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan mobil Dokpol Polda Sulsel.

Seorang saksi, Anita mengaku sempat datang ke kamar kos. Dia membawakan kurma pesanan kakaknya. Namun karena pintu kamar kos korban tidak terbuka, sehingga saksi meninggalkan kos dan langsung ke kantornya.

Kemudian pada malam harinya, Anita kembali datang bersama lelaki bernama Bayu, untuk mengecek kos korban dengan cara mengintip melalui ventilasi kamar. Namun tidak kelihatan dan pintu kamar korban masih tertutup, sehingga meninggalkan tempat kejadian.

Korban diperkirakan meninggal sekitar 15 jam yang lalu. "Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan oleh Dokpol Polda Sulsel," ujar Kapolsek Rappocini, Kompol Ashari.

Penulis: Maulana