MAKASSAR, BUKAMATA - Dana hibah yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota (Pilwali), tidak digunakan seluruhnya. Ada sisa lebih penggunaan anggaran sebesar Rp 18,4 miliar.
Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi, mengungkapkan, KPU Kota Makassar telah mengembalikan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) hibah pasca pengelolaan Pilwali Makassar 2020, kepada Pemkot Makassar, melalui Kas Daerah Pemerintah Kota Makassar.
"Total Silpa yang kami kembalikan sebesar Rp 18,428 miliar," ungkap Farid, Rabu, 21 April 2021.
Ia menjelaskan, besaran Silpa ini dipengaruhi oleh efisian anggaran pada belanja kegiatan KPU Kota Makassar, pada pengorganisasian logistik dalam pengelolaan Pilwali Makassar 2020.
Dimana, Pilwali 2020 adalah pemilihan yang dihelat tanpa adanya calon perseorangan serta nir sengketa sejak launching hingga penetapan calon terpilih.
"Keadaan tersebut berdampak pula pada efisiensi pada komponen belanja di semua divisi di KPU Kota Makassar," jelasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat
-
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Munafri Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
-
Wali Kota Appi Ingin PKK Makassar Hadir Lebih Dekat, Bantu Keluarga dan Warga yang Membutuhkan
-
Melinda Aksa Soroti Tantangan Sampah Makassar dalam Seminar Nasional Ekoteologi
-
Lontara+ Disorot SAFEnet, Makassar Didorong Hadirkan Layanan Digital Ramah Disabilitas