MAKASSAR, BUKAMATA - Sabtu, 10 April 2021. Di Hotel Lamacca, Kampus UNM, berderet sejumlah tokoh. Tampak Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, MM, serta Drs. H. Muhammad Hasan Basri Ambarala, SH, MH. Keduanya masuk dalam jajaran unsur pembina, penasehat, dewan pengawas dan dewan kehormatan Pengurus Harimau Sulawesi Bodyguard (HSB) masa bakti 2021-2025.
Kemarin, digelar deklarasi dan pelantikan pengurus HSB masa bakti 2021-2025. Berbagai karangan bunga tampak berjejer rapi di sekitar lokasi acara. Hadir pula Kapolsek Rappocini, Kompol Azhari yang mewakili Kapolrestabes Makassar.
Dari unsur pembina, penasehat, dewan pengawas dan dewan kehormatan lainnya, ada Dr H.M. Amir Uskara,M.Kes, Imam Fauzan Amir Uskara, Mudassir Hasri Gani, S.Psi, Hasbudi, S.Sos, dan Asdar Akbar.
Baca Juga :
Dalam sambutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pihak Kesbangpol Provinsi Sulsel, Ansar, memberikan amanah untuk diwakili oleh HB Ambarala.
“Sebelum membacakan sambutan saya, memohon ijin kepada Plt Gubernur, Bapak Andi Sudirman Sulaeman menitip pesan kepada HSB, supaya acara berjalan tertib dan lancar,” ujar Ambarala.
Dalam sambutannya, HB Ambarala meminta agar memperkuat sinergitas dan jangan bercerai berai. Walaupun sifatnya dadakan, karena persaudaraan yang tinggi sehingga, dia bersedia melantik, mengambil sumpah dan membawakan sambutan.
"Harapan saya, supaya HSB ini dikembangkan skill dan pengetahuannya agar ke depan bisa menghasilkan profit dalam peningkatan ekonomi organisasi," ungkapnya saat berpidato.
“Jaga kekompakan, bukan HSB kalau tidak kompak. Ingat, jaga NKRI. HSB harga mati, NKRI harga mati,” tambah Ambrala menutup sambutan.
Sementara itu, Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, MM yang akrab disapa Puang Tindiz, hadir didampingi Nyonya Mei Adeni Muhan.
Dalam sambutannya, Adeni menyampaikan rasa syukur, karena di tengah pandemi Covid-19, deklarasi dan pelantikan HSB dapat dilaksanakan dengan semangat penuh kekompakan.
"Semoga organisasi ini bisa menjaga nama baik Sulawesi. Apabila HSB bisa berkembang dengan baik, tentunya bisa menjadi kebanggaan bagi putra-putri Sulawesi dimana pun itu berada," ungkap Puang Tindiz dalam sambutannya di hadapan seluruh peserta deklarasi Harimau Sulawesi Bodyguard.
Puang Tindiz yang dianugerahi sebagai Dewan Pengawas di HSB, menekankan agar seluruh anggota HSB berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan, khsususnya untuk di Kota Makassar.
"Ingat, 2 hal yang tidak boleh dilakukan anggota HSB. Pertama, jangan ada yang menggunakan narkoba dan jangan setubuhi istri orang," tegas Puang Tindiz.
Adeni Muhan Daeng Pabali menutup sambutannya dengan yelyel sebagai tanda deklarasi pelantikan pengurus Harimau Sulawesi Bodyguard (HSB) masa bakti 2021-2025.
"Kalau saya bilang, 'Loyalitas Tanpa Batas', semua teriak, 'Tindiz, Tindiz, Tindiz'," ujar Adeni saat berikan contoh Yel-yel kepada anggota HSB.
Sebelum menutup, Puang Tindiz pun mencobanya. "Loyalitas Tanpa Batas!!!," teriak Adeni. Sontak, seluruh anggota yang berada di dalam ruangan deklarasi itu, dengan suara lantang kompak berteriak, "Tindiz, Tindiz, Tindiz!!!".
"Ingat, kekompakan yang utama, tanamkan di dalam diri kita bahwa loyalitas tanpa batas demi negara Republik Indonesia yang kita cintai ini," pungkas Karo Ops Polda Sulsel berpangkat Kombes ini.
Untuk diketahui, pembacaan SK pengurus dibacakan oleh Sekjen HSB, Kamaruddin, S.Pd, dan pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Dewan Pengawas, Drs, HM.HB. Ambarala, SH, MH.
Penulid: Maulana