Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 08 April 2021 09:20

Taufan Pawe saat bertemu dengan JK di Jl Brawijaya, Jakarta Selatan.
Taufan Pawe saat bertemu dengan JK di Jl Brawijaya, Jakarta Selatan.

Terima Silaturahmi Taufan Pawe, Jusuf Kalla Yakin Golkar Sulsel Kembali Berjaya

Taufan Pawe menemui tokoh Golkar, HM Jusuf Kalla. Kepada JK, Taufan melaporkan perkembangan Golkar Sulsel di bawah kepemimpinannya.

JAKARTA, BUKAMATA - Rabu malam, 7 April 2021. Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe, menemui sesepuh Partai Golkar, HM Jusuf Kalla (JK), di kediaman pribadinya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Taufan Pawe mengaku bersyukur dan berterima kasih atas sambutan hangat Jusuf Kalla di rumahnya. Menurutnya, silaturahmi ke tokoh senior Golkar itu merupakan kewajibannya sebagai kader Golkar.

"Alhamdulilah di tengah kesibukannya, beliau (JK) menyempatkan menerima kunjungan saya. Beliau dengan terbuka dan sangat ramah. Beliau tokoh senior Golkar. Beliau pernah menjabat sebagai ketua umum Golkar. Apalagi beliau tokoh Sulel yang sangat dihormati. Sudah sepantasnya saya meminta restu dan doa kepada beliau," kata TP usai mengunjungi JK.

Dalam silaturahminya, Wali Kota Parepare dua periode ini, menyampaikan seluruh perkembangan Golkar Sulsel. Mulai dari dinamika yang terjadi hingga perbaikan struktur partai.

Salah satunya, menghadirkan paradigma baru di Golkar Sulsel. Di mana kader Golkar saat ini merupakan subjek partai dalam menjalankan hak dan kewajiban. Apabila kader telah menjalankan kewajibannya membesarkan partai, maka hak politiknya diberikan cuma-cuma.

"Saya sampaikan bahwa Insyallah puang (JK), tidak ada lagi eksploitasi kader. Tidak ada bayar-bayaran. Di situ beliau respons positif dan mengatakan betul itu. Sudah seharusnya demikian, jangan lagi ada seperti itu di Golkar," kata TP menirukan percakapannya bersama JK.

Kepala daerah berlatar belakang profesional hukum ini menambahkan, di bawah kepemimpinannya, dirinya hanya membutuhkan kader yang tulus dan memiliki jiwa militansi dalam membesarkan Partai Golkar.

"Makanya saya sampaikan tidak ada lagi bayaran-bayaran Puang (JK). Seperti orang yang membutuhkan diskresi itu tidak dimintai uang seperser pun. Itu bisa kita buktikan ke orangnya, yang mendapatkan diskresi itu orang-orang yang memiliki tekad dan mimpi yang kuat sehingga dianggap mampu membesarkan Golkar," tambahnya.

Sementara Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief kagum dengan sosok Jusuf Kalla. Menurutnya, mantan Wakil Presiden Indonesia itu merupakan sosok sederhana dan ramah sehingga layak menjadi panutan.

"Kita diterima di rumahnya. Sosok beliau bersahaja sekali, Puang JK dan Pak TP berbincang memakai bahasa Bugis. Seolah mengkiaskan bertemunya 2 tokoh Bugis ini sebagai orang tua dan anak," kata Zulham yang juga mendampingi TP menemui JK.

Sekretaris AMPG Sulsel ini menjelaskan, JK merespons baik atas laporan Taufan Pawe. Bahkan, JK memberi petuah ke TP dalam membesarkan Partai Golkar. JK meminta ketulusan dan kerja keras Taufan Pawe dalam membesarkan Partai Golkar tetap terus terjaga.

"Pak JK mengatakan, Golkar memang penuh dinamika, tetapi Pak TP harus terus berjalan, tetap fokus. Kader pasti cerdas bisa membedakan mana baik dan mana sebaliknya. Insyallah Pak TP bisa kembalikan kejayaan Partai Golkar," kata Zulham menirukan percakapan JK bersama TP.

#Taufan Pawe