MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 7 April 2021. Hari masih pagi. Masih pukul 06.00 Wita. Saldi, Ketua PB IPMIL Raya, Saldi, masih tertidur di Asrama mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Raya (IPMIL Raya) di Jl Kijang, Kota Makassar.
Tiba-tiba, terdengar ledakan. "Dhuarrr!!!". Saldi kaget dan terbangun. Dia melihat api sudah menyala di teras. Api juga sudah merambat ke sebuah sepeda motor Suzuki Smash Titan warna hitam dengan nomor polisi DD 4925 SG yang terparkir di depan asrama. Kaca jendela juga pecah. Saldi dan penghuni asrama lainnya, lantas bergegas memadamkan api.
Beruntung api bisa dikuasai. Tidak merambat. Sementara itu, pelaku pelemparan bom molotov kabur usai melakukan aksinya. Saldi juga mengaku tak tahu motif pelaku. Pasalnya, selama ini aman-aman saja. Rekan-rekannya tak pernah berkonflik dengan kelompok manapun.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul yang dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Petugas sudah melakukan olah TKP. Juga memeriksa saksi-saksi.
Menurut Kompol Agus, di lokasi mereka menemukan serpihan atau pecahan botol jenis botol miras dan sumbu kain yang diduga digunakan sebagai molotov.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Lagi, Pos Polisi di Makassar Dilempar Molotov oleh OTK
-
Tujuh Anggota Geng Motor di Gowa Diamankan, Polisi Temukan Bom Molotov
-
Berboncengan Motor, Dua Pria Ini Lempar Bom Molotov ke Sebuah Mobil di Makassar
-
"Hendak Bersihkan Badan yang Kotor," Alasan Pelaku Pelempar Masjid di Cengkareng
-
Usai Lempar Bom Molotov ke Rumah Ketua KPU, Pria Bersweater Putih Kabur