MAKASSAR, BUKAMATA — Penandatanganan ini sebagai tanda bahwa dua perusahaan BUMN ini serius untuk ikut serta mensukseskan Makassar recover.
Untuk BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberikan sokongan dalam bentuk penjaminan dan perlindungan para tenaga kesehatan yang terjun langsung untuk memutus rantai covid 19. Mulai dari vaksin hingga pemantauan masyarakat door to door.
“Tenaga kesehatan (nakes) semuanya yang terangkum di dalam Makassar Recover sejumlah 15.306 orang dan semua RT/RW di Kota Makassar. Ini bentuk dukungan dan kepedulian serius kita terhadap pemutusan penyebaran rantai virus Covid 19,” ucap, Lubis Latief, Kepala Cabang BPJSTK cabang Makassar.
Sementara, untuk Pegadaian sendiri memberikan ratusan tabungan emas dan puluhan Hazmat lengkap kepada para nakes yang berjuang.
“BPJSTK dan pegadaian hari ini membetikan dukungan partisipasi yang cukup luar biasa. Pegadaian memberikan hazmat untuk para detektor Makassar Recover dan tabungan emas untuk rakyat yang patuh terhadap protokol kesehatan mulai dari vaksin hingga mewujudkan Economic Recovery menuji adaptasi sosial yang baik,” sebut wali kota yang akrab disapa Danny ini.
Danny pun berharap, MOU ini bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada para tenaga kerja baik itu ASN dan Non ASN. Karena, menurut Danny kewajiban pemerintah kota harus melindungi rakyatnya baik itu berasal dari dana pemerintah maupun swasta.
“Saya kira kota modern itu wajib memperhatikan rakyatnya apalagi di masa pandemi seperti ini. Kita harus fight,” pungkas Danny. (*).
TAG
BERITA TERKAIT
-
OPD Teken Perjanjian Kinerja 2026, Munafri Tekankan Perencanaan Presisi dan Kolaborasi
-
Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar
-
Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027
-
Puluhan Tahun Berdiri Diatas Trotoar, Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin
-
Pemkot Makassar Revitalisasi Tiga Terminal, Siapkan Transportasi Terintegrasi