MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 10 Maret 2021. Jarum jam menunjuk pukul 19.20 Wita. Samsul Hadi (29), hendak pulang ke rumah kostnya yang berada di pemukiman permandian Angin Mamiri, Jl Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Saat itu jalanan masuk agak gelap. Tergenang air sekitar 20-30 centimeter. Sesampainya di lorong permandian Angin Mamiri, dalam remang, Samsul kaget. Dia melihat ada seorang yang tengkurap di dekat tiang listrik. Juga ada satu unit sepeda motor menempel pas di tiang listrik.
Saksi lalu mendekat. Dia melihat seorang perempuan berpakaian biru muda, tengkurap dengan keadaan tak sadarkan diri. Samsul langsung berlari dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Baca Juga :
Pukul 20.20 Wita, Gabungan Piket Fungsi yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sugiman, bersama Bhabinkamtibmas Tanjung Merdeka serta Sekuriti GMTD tiba di TKP. Mereka langsung memeriksa kondisi korban. Hasilnya, tidak ditemukan denyut nadi.
Korban diidentifikasi sebagai Rosmini (21), seorang mahasiswi. Malam itu, dia mengendarai Honda Beat Hitamnya, hendak masuk Permukiman Permainan Angin Mamiri, Jl Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Diduga karena banjir dia berhati-hati melajukan sepeda motornya dan tak sengaja berpegangan pada tiang listrik. Saat itulah dia diduga terlempar dari tiang listrik. Sementara sepeda motornya tetap menempel pada tiang.
Pukul 20.50 Wita, korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara menggunakan mobil patroli sekuriti GMTD. Tiba sekira pukul 21.05 Wita, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal.
Keluarga menolak dilakukan autopsi. Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Sugiman, mengarahkan pihak keluarga korban untuk membuat surat penolakan untuk dilakukan autopsi.
Pukul 22.05 Wita, jenazah korban dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga dengan menggunakan ambulans RS Bhayangkara.
Penulis: Noer