MAKASSAR, BUKAMATA - Marketing selalu asyik dipelajari. Banyak jurus jurus baru, banyak teknik terkini, banyak tools dan media sosial yang setiap hari selalu update.
Tapi apapun toolsnya, media dan strateginya, perjalanan konsumen dari mulai kenal produk sampai jadi pelanggan tidak pernah berubah.
Kamis, 4 Maret 2021, Komunitas Tarbiyah Bisnis menyelenggarakan kelas marketing, mengusung tema “costumer journey mapping”.
Baca Juga :
“Event ini adalah sarana belajar kawan kawan UMKM yang yang terkena dampak pandemi, kami rutin selenggarakan setiap bulan dengan mengundang praktisi dan profesional di bidangnya,” ungkap Ahmad Syahruddin, yang merupakan founder Tarbiyah Bisnis.
Dalam kelas ini, langsung diisi Faqih Faturrachman sebagai praktisi digital marketing communication. Selama 2 jam, membahas strategi menemukan pelanggan loyal di usaha masing-masing dengan pedekatan costumer journey mapping.
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini dengan protokol kesehatan yang ketat, dengan berbagai latar belakang usaha dari kuliner, fashion, kecantikan, bahkan sampai jasa kontruksi.
“Senang sekali bisa ikut belajar, apalagi tidak sekadar teori, kita langsung praktik dengan menggunakan worksheet disediakan pemateri yang memudahkan kita menemukan pelanggan terbaik,” curhat Yusuf, peserta juga juga manager marketing usaha kuliner di Daya.
“Insya Allah kami akan melaunching produk terbaru kami bulan depan, dan metode ini sangat membantu kami untuk membuat rencana marketingnya,” terang Ardi Abu Raihan, pebisnis skincare.
Costumer Journey Mapping adalah sebuah konsep pemetaan calon pelanggan dan pelanggan. Tujuannya, memudahkan melihat peluang untuk membuat program marketing.