Redaksi
Redaksi

Jumat, 05 Maret 2021 12:24

Korban saat meminta tolong ke meja resepsionis Wisma Topaz Panakkukang. (Sumber: Tangkapan layar CCTV Wisma Topaz).
Korban saat meminta tolong ke meja resepsionis Wisma Topaz Panakkukang. (Sumber: Tangkapan layar CCTV Wisma Topaz).

"Kak, Saya Ditikam Sama Cewek di Atas," Sebelum Tewas Selebgram Makassar Sempat Lapor ke Petugas Resepsionis

Selebgram AP tewas terbunuh. Pelakunya, AI (19), seorang mahasiswa. Korban sempat turun ke resepsionis minta tolong.

MAKASSAR, BUKAMATA - Darah terus mengucur deras dari tubuh AP (20), saat dia berlari turun di meja resepsionis Wisma Topaz di Panakkukang. Dia menemui Roni yang saat itu tengah duduk di kursi. Resepsionis berbaju merah itu, tampak panik melihat kucuran darah dari bagian depan tubuh AP yang telanjang.

"Kak, saya ditikam sama cewek di atas," ujar AP ke Roni.

Roni yang subuh itu masih terkantuk-kantuk, lantas keluar dari wisma meminta tolong. Tapi kondisi korban memburuk. Di sempat meringkuk di samping kursi. Tak lama, dia lalu berlari keluar wisma.

Saat itulah, beberapa warga melarikan korban ke RS Bhayangkara. Sayang, meinggal saat dalam perjalanan akibat banyak mengeluarkan darah.

Dalam rekaman CCTV, terlihat AP yang bugil, keluar dari kamar 214, tempatnya check ini dua jam sebelumnya. Dia memegangi dadanya. Tangan yang lainnya, menutupi kemaluannya.

Tak lama, keluar seorang perempuan. Dia tampak masuk ke kamar 210. Sementara itu, penghuni kamar 210 itu keluar. Seorang pria mengenakan sweater bertudung.

Sementara itu, si wanita yang diduga AI (19), pelaku penikaman tampak hilir mudik. Ada pisau terselip di stoking belakangnya.

"Dia sembunyi kamar 210, karena ada pria di kamar itu. Pria itu turun ke bawah, dia bilang ada cewek di atas, sepertinya itu pelakunya," ujar Roni menirukan laporan penghuni kamar 210.

Setelah dicek, wanita terduga pelaku turun ke lantai satu dan bersembunyi di salah satu kamar. "Terakhir dia turun ke lantai 1 dan sembunyi di kamar 106, sampai datang polisi," pungkas Roni.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, saat ini polisi menyelidiki motifnya. Terduga pelaku dan barang bukti berupa pisau sudah diamankan ke Mapolsek Panakkukang.

Kepada polisi, pelaku yang merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri itu, mengaku sakit hati. Pasalnya, korban sudah merenggut kesuciannya dan tampaknya acuh serta hendak lari dari tanggung jawab.

Penulis: Maulana-Noer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pembunuhan selebgram