Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Selasa, 02 Maret 2021 15:21

Pakai Dana Corona untuk Berjudi, Kades Terancam Hukuman Mati

Pakai Dana Corona untuk Berjudi, Kades Terancam Hukuman Mati

Kades Sukowarno pada Mei 2020 telah menggunakan dana desa tahap 2 dan 3 senilai Rp 187,2 juta untuk membayar utang pribadi dan berjudi.

BUKAMATA - Kepala Desa Sukowarno Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel, Askari (43), menggunakan dana pencegahan corona yang bersumber dari dana desa untuk bermain judi.

Atas perbuatannya, Askari kini terancam hukuman mati. Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Yuriza Antoni, dalam dakwaannya saat persidangan di Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1 A Khusus, Senin (1/3/2021) sore.

Menurut Yuriza, terdakwa yang menjabat sebagai Kades Sukowarno pada Mei 2020 telah menggunakan dana desa tahap 2 dan 3 senilai Rp 187,2 juta untuk membayar utang pribadi dan berjudi.

"Padahal salah satu peruntukan dana itu seharusnya untuk pencegahan dan penanggulangan corona bagi warga setempat dan dibagikan Rp 600 ribu per kepala keluarga," bebernya.

Di hadapan majelis hakin yang diketuai Sahlan Effendi, JPU menjerat terdakwa dengan pasal 2 Ayat (1) atau pasal 3 UU nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001.

"Sebagaimana pasal yang didakwakan maka terdakwa diancam pidana penjara maksimal 20 tahun," bebernya dilansir Suara.

Kemudian, merujuk kepada Peratruran Presiden RI no 11 tahun 2020 tentang penyalahgunaan dana penanggulangan corona (COVID-19) maka terdakwa dapat terancam hukuman mati.

Sementara itu, penasihat hukum terdakwa, Supendi, tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan yang disampaikan JPU. Meski begitu, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan untuk dilanjutkan pada agenda pemeriksaan saksi-saksi pekan depan.

#Kades #Korupsi