Ririn
Ririn

Minggu, 28 Februari 2021 09:41

Kereta, dengan elemen besi, dekorasi perunggu dan sisa-sisa kayu yang termineralisasi, ditemukan di Civita Giuliana, utara Pompeii pada 27 Februari 2021 (Foto: AP)
Kereta, dengan elemen besi, dekorasi perunggu dan sisa-sisa kayu yang termineralisasi, ditemukan di Civita Giuliana, utara Pompeii pada 27 Februari 2021 (Foto: AP)

Arkeolog Temukan Kereta Utuh Berusia 2.000 Tahun di Italia

Arkeolog percaya kereta itu digunakan untuk perayaan dan parade, mungkin juga untuk membawa pengantin wanita ke rumah baru mereka.

BUKAMATA - Arkeolog di Italia menemukan kereta seremonial utuh berusia lebih 2.000 tahun, di situs arkeologi Pompeii.

Kereta ini terdiri dari elemen besi, dekorasi perunggu dan sisa-sisa kayu termineralisasi. Itu ditemukan di reruntuhan pemukiman di utara Pompeii, di luar tembok kota kuno. Itu diparkir di serambi tempat sisa-sisa tiga kuda sebelumnya ditemukan.

Pejabat di Archaeological Park of Pompeii menyebut kereta itu sebagai penemuan yang luar biasa dan unik, karena berada dalam keadaan baik.

Pada tahun 79 M, letusan Gunung Vesuvius menghancurkan Pompeii. Namun kereta itu selamat ketika dinding dan atap bangunannya runtuh.

Itu juga lolos dari penjarahan oleh pencuri barang antik modern, yang telah menggali terowongan hingga ke situs tersebut.

Unsur besi pertama kereta itu muncul pada 7 Januari dari selimut material vulkanik yang mengisi serambi berlantai dua.

Arkeolog percaya kereta itu digunakan untuk perayaan dan parade, mungkin juga untuk membawa pengantin wanita ke rumah baru mereka.

Meskipun kereta untuk kehidupan sehari-hari atau pengangkutan produk pertanian sebelumnya telah ditemukan di Pompeii, para pejabat mengatakan, penemuan baru ini adalah kereta seremonial pertama yang digali secara keseluruhan.

Kereta itu ditemukan di salah satu vila kuno paling penting di daerah sekitar Vesuvius, dengan pemandangan Laut Mediterania yang indah di pinggiran kota Romawi kuno.

Vila itu sendiri ditemukan setelah polisi menemukan terowongan ilegal pada 2017. Dua orang yang tinggal di rumah di atas situs tersebut saat ini diadili karena diduga menggali terowongan sejauh lebih dari 80 meter di lokasi tersebut.

#Arkeologi #Italia