BUKAMATA - Pemerintahan Joe Biden telah menentukan pilihannya terkait masa depan Israel dan Palestina.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, dan pada kesempatan itu dia menekankan pentingnya solusi dua negara.
"Sekretaris berbicara tentang pendekatan AS menuju masa depan yang lebih damai, aman dan sejahtera bagi Israel, Palestina dan Timur Tengah yang lebih besar," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.
Menurut Price, Blinken juga menekankan keyakinan pemerintahan Biden bahwa solusi dua negara adalah cara terbaik untuk memastikan masa depan Israel sebagai negara Yahudi dan demokratis, hidup dalam damai bersama negara Palestina yang layak dan demokratis.
"Blinken mengatakan AS akan menentang tindakan sepihak terhadap Israel," katanya.
Sebelumnya pada bulan Februari, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag mengeluarkan putusan yang secara efektif memungkinkan untuk membuka penyelidikan kejahatan perang di wilayah Palestina yang diduduki.
Israel menentang keputusan itu.Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut ICC (sebuah badan independen yang didirikan oleh Statuta Roma) sebagai entitas "politik".
BERITA TERKAIT
-
Pelapor Khusus PBB: Israel Menargetkan Perempuan Palestina di Gaza karena Kapasitas Reproduksi
-
Israel Kembali Bombardir Gaza, 27 Warga Tewas
-
DPP BKPRMI Serukan Qunut Nazilah Nasional untuk Palestina, Tanggapi Krisis Kemanusiaan yang Memburuk
-
Serang Al Aqsa, Ribuan Warga Israel Sebar Slogan Kebencian ke Orang Arab
-
Israel Bombardir Sekolah yang Tampung Warga Gaza, 20 Orang Tewas