Redaksi : Senin, 22 Februari 2021 07:36
YR si pembunuh istri, bersama korban dan anak-anaknya. Juga postingan pelaku. (Sumber: Facebook Yoba Ricardo).

BENGKULU, BUKAMATA - Seorang wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial DF di Bengkulu tewas. Belakangan diketahui, pembunuhnya adalah suaminya sendiri. Inisialnya YR.

Unggahan terakhir YR di Facebook, mencuri perhatian warganet. Dalam unggahannya, pelaku pembunuhan yang juga suami korban, YR, mengunggah foto kedua anaknya yang sedang tidur dan menyertakan caption agar kebenaran segera terungkap. Postingan tersebut dibagikan YR pada 18 Februari 2021, setelah istrinya meninggal pada 12 Februari 2021.

“Doakan ayah yo nak yo,, semoga cepat terungkap kebenarannyo. aminn ya Allah,” tulis YR pada captionnya.

Karena unggahannya itu, YR pun menjadi bulan-bulanan warganet. Banyak yang mengecam tindakan YR yang tega membunuh istrinya sendiri.

“La terungkap kebeneran nyo tu ibong.. rupo nyo kau dewek yang bunuh yo. idak kasihan kek anak anak. Kalau idak ndak lagi balikkan samo org tuo nyo masi ado masi sehat. (Sudah terungkap kebenarannya tuh ibong. Rupanya kau sendiri yang bunuh ya. Gak kasihan ke anak-anak?),” komentar seorang warganet.

“Hahahah…ibong,doa kau la Allah kabulkan,kau kan mintak kebenaranyo,di penjara tu la kebenaran buat kau,” komentar warganet lainnya.

Sebelumnya, dugaan pembunuhan terungkap setelah tim Polsek Lebong Utara, Bengkulu melakukan penyelidikan terhadap YR. Hal tersebut terungkap setelah keluarga korban merasa curiga saat memandikan jenazah DF.

Pasalnya, ada luka memar seperti bekas benturan benda tumpul di bagian tubuh DF. Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, polisi pun membongkar makam DF untuk melakukan visum.

Dari hasil visum, DF diduga kuat meninggal karena dibunuh bukan bunuh diri. Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Lebong Utara telah membenarkan bahwa korban yang ditemukan tewas dengan kondisi tergantung itu dibunuh oleh suaminya sendiri.

Pada awalnya, suami korban masih tidak mengakui perbuatannya di depan polisi. Setelah terus melakukan pendalaman, polisi akhirnya menemukan bukti-bukti baru terkait kematian korban.

Disitat dari Indozone, setelah terus diinterogasi, pelaku akhirnya mengaku bahwa ia telah membunuh istrinya. Pelaku sengaja menggantung korban dengan kain gendong di depan pintu, supaya korban terlihat meninggal karena gantung diri. Hal tersebut dilakukan untuk menutupi perbuatannya terhadap sang istri.