Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Robert Sarah menimbulkan kontroversi pada tahun 2019 setelah mengklaim Islam 'akan menyerang dunia' jika Gereja Katolik tidak mengintervensi migrasi massal.
BUKAMATA - Seorang kardinal Vatikan yang selama ini gadang-gadang oleh banyak orang akan menjadi Paus berikutnya, telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Robert Sarah adalah Kardinal Afrika yang berasal dari Guinea. Dia telah memegang berbagai posisi di Vatikan dalam 20 tahun terakhir. Jabatan terakhirnya adalah kepala departemen yang mengawasi urusan ibadah dan sakramen.
Sarah telah mengajukan pengunduran dirinya pada Juni tahun lalu ketika dia berusia 75 tahun, namun Paus biasanya mengizinkan pejabat Vatikan untuk tetap di posisinya lebih lama.
Pada hari Sabtu (20/02/2021) Vatikan mengumumkan bahwa pengunduran diri Sarah telah diterima oleh Paus.
Sarah menimbulkan kontroversi pada tahun 2019 setelah mengklaim Islam 'akan menyerang dunia' jika Gereja Katolik tidak mengintervensi migrasi massal.
Namun dia dilihat sebagai pahlawan bagi banyak kaum konservatif yang sering berselisih dengan Paus dalam masalah teologis.
Kaum konservatif di Gereja sering memasukkan Sarah dalam daftar keinginan mereka untuk suatu hari menggantikan Paus Fransiskus.
Tetapi kebanyakan pengamat melihat kemungkinan itu sangat kecil karena Sarah dipandang sangat memecah belah dan tidak akan mendapat dukungan luas di antara sesama kardinal.
Selain secara terbuka tidak setuju dengan Paus Fransiskus tentang sejumlah masalah teologis, Sarah terlibat dalam episode yang memalukan tahun lalu atas sebuah buku yang membela selibat imamat, yang katanya ditulis bersama dengan mantan Paus Benediktus.
Hanya beberapa hari sebelum publikasi, Benediktus mengatakan dia ingin namanya dihapus dari sampul karena dia hanya memberikan kontribusi kecil.
Sarah secara terbuka menentang versi Benediktus tetapi setuju bahwa dalam edisi mendatang, Benediktus akan disebutkan sebagai kontributor dan bukan rekan penulis.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33