Muh. Taufik
Muh. Taufik

Kamis, 18 Februari 2021 22:22

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri: Piala Menpora 2021 Akan Jadi Penentu Terbitnya izin Liga 1 2021

Listyo mengatakan Piala Menpora 2021 ini akan bahasn evaluasi untuk penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan 2. Apabila, penerapan protokol kesehatan berjalan baik, maka Liga 1 2021 dapat bergulir.

BUKAMATA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengizinkan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola nasional di tengah situasi pandemik COVID-19. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keputusan ini diambil usai pihaknya melakukan kajian mendalam.

Untuk itu Polri, pada akhirnya memberikan kesempatan bagi operator kompetisi Liga 1 dan PSSI menggelar pramusim yang bertajuk Piala Menpora 2021. Hal ini untuk melihat komitmen dan sudah sesuai atau tidaknya penegakan protokol kesehatan ketika nanti kompetisi benar-benar bergulir.

“Kalau syarat-syarat itu bisa dilaksanakan, kami evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggara kegiatan bisa semakin baik. Tentunya, dengan adanya kesepakatan tersebut, kami harus sama-sama menjaga komitmen," kata Listyo Sigit.

Listyo mengatakan Piala Menpora 2021 ini akan bahasn evaluasi untuk penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan 2. Apabila, penerapan protokol kesehatan berjalan baik, maka Liga 1 2021 dapat bergulir.

"Kalau itu semua bisa berjalan dengan baik kemudian penegakan aturan terkait dengan protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik, maka terkait dengan program kompetisi selanjutnya kita akan memberikan izin penyelenggara," kata Listyo dapat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Sebaliknya, kata Listyo, apabila penyelenggaraan turnamen pramusim tak menaati protokol kesehatan Covid-19, maka pihaknya tak akan memberi izin bagi kegiatan selanjutnya.

Listyo menekankan semua pihak harus menyadari keselamatan rakyat tetap salah satu faktor yang utama. Oleh karena itu, penyelenggara kompetisi sepak bola dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Protokol kesehatan itu juga wajib ditaati oleh pemain dan klub yang akan terlibat di turnamen pramusim.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi yakni setiap pertandingan tidak ditonton langsung oleh penonton di stadion. Penikmat sepak bola dapat memanfaatkan berbagai akses digital untuk menyaksikan pertandingan.

"Karena itu, nanti dibuka ruang bagi masyarakat yang ingin menonton menggunakan TV, baik yang berbayar ataupun saluran tidak berbayar. Kemudian juga streaming sehingga bisa menonton. Oleh karena itu, tentunya akan ada evaluasi yang kita lakukan," kata Listyo.

"Saya minta kali ini supaya tidak ada nobar dulu, karena ini akan berdampak pada penyelenggaraan selanjutnya."

Sementara, itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengibaratkan Piala Menpora 2021 sebagai ujian. Sehingga, semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan itu dapat mematuhi seluruh persyaratan.

"Maka tentu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022," ucap dia.

Sebelumnya, kompetisi sepak bola di tanah air vakum sejak Maret 2020 karena terkendala izin keramaian selama pandemi Covid-19. Liga 1 2020 yang baru berlangsung tiga pekan sempat beberapa kali akan digelar tetapi tidak mendapat izin dari kepolisian hingga akhirnya dibatalkan pada Januari 2021 lalu.

Setelah pembatalan itu, PSSI, PT Liga Indonesia Baru, Menpora, dan pihak kepolisian menggelar pertemuan untuk membahas peluang Liga 1 2021 berjalan setelah Lebaran. Pertemuan itu berlangsung positif hingga akhirnya Kapolri menerbitkan izin keramaian turnamen pramusim Piala Menpora 2021 sebagai ajang uji coba sebelum memberikan izin bergulirnya Liga 1 2021.

Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 rencananya akan diikuti oleh 18 klub Liga 1 dan dua klub yang berasal dari Liga 2. Format turnamen ini akan dibagi menjadi empat grup dan masing-masing dipusatkan di satu wilayah.

#Kapolri Listyo Sigit Prabowo #PSM Makassar #Liga 1

Berita Populer