Ulfa : Selasa, 16 Februari 2021 13:03
Deklrasi Janji Kinerja di Padivalley Golf Club, Kabupaten Gowa, Selasa (16/2/2021).

GOWA, BUKAMATA - Tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Sulawesi Selatan yang berada di Kabupaten Gowa menggelar Deklarasi Janji Kinerja, sekaligus mencanangan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Deklarasi yang digelar di Padivalley Golf Club, Kabupaten Gowa itu, dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Selatan, Subhan Djoer.

Deklarasi Janji Kinerja ini ditandai dengan pandatangan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Eko Suprapti Rudhatiningsih, Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Yusran Saad dan Kepala Lapas Rumah Tahanan Kelas IIB Malino, Ambo Asse, yang kemudian diikuti Kakanwil Kemenkumham dan Forkopimda Gowa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, deklarasi janji kinerja ini merupakan wujud komitmen kita dalam rangka mengobarkan semangat untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Saya yakin dan percaya deklarasi hari ini tidak mungkin terlaksana kalau tidak ada komitmen diantara kita semua, dan saya yakin dengan komitmen yang kuat, tekat yang kuat maka hari ini bisa dilangsungkan deklarasi," kata Adnan dalam sambutannya.

Menurut Adnan, deklarasi tersebut merubah semua paradigma yang ada, termasuk merubah cara-cara yang lama menjadi cara-cara yang baru. Tujuannya untuk membangun sistem yang lebih baik di masa yang akan datang.

"Olehnya itu, siapapun orangnya, kalau sistemnya sudah baik maka pasti pelayanannya juga akan baik. Apa yang kita lalkukan hari ini untuk kepentingan hari esok, yang harus lebih dari yang kita rasakan," bebernya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto mengungkapkan, untuk meraih WBK dan WBBM, dibutuhkan komitmen yang kuat dari para kepala lapas. Sebab, mereka merupakan cerminan.

"Semua ini komponen pentingnya adalah bagaimana komintmen kepala lapas sebagi role model untuk anak buahnya, warga binaannya, yaitu kemamuan yang kuat untuk selalu mensosialisasi seluruh SOP yang ada," ungkap Harun.

Tidak kalah penting, kata Harun, lembaga pemasyarakatan harus memiliki strategi-strategi dalam membuat inovasi, terutama di tengah Pademi ini agar tidak bersentuhan langsung dengan pengunjung maupun warga binaan.

"Contohnya Lapas Perempuan sudah banyak melakukan inovasi, seperti Koperasi SANITA. Untuk itu pesan saya bahwa perlu manajemen perubahan yang mengedepankan sosok pimpinan sebagai rol model. Termasuk menghadirkan inovasi-inovasi sesesuai dengan kebutuhan," bebernya.

Sekadar diketahui, hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani, Wakapolres Gowa, Kompol Abu Bakar, Dandim 1409 Gowa, sejumlah pejabat dari Kanwil Kemenkumham Sulsel, Lapas Perempuan Sungguminasa, Lapas Narkotika Sungguminasa, dan Rumah Tahanan Kelas IIB Malino.