Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Seorang pensiunan guru di Barru ditemukan tewas. Korban terjebak kebakaran di rumahnya.
BARRU, BUKAMATA - Sabtu, 6 Februari 2021. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.30 Wita. Sudah pergantian hari dari Jumat ke Sabtu.
Hj St Maemunah (74), sedang tertidur di ruang tamu rumahnya di Kessie, Lingkungan Pekkae, Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Di ruang tamu, dia ditemani cucunya, Rahma.
Dini hari itu, Hj Maemunah terbangun. Dia merasakan hawa panas. Saat membuka mata, pandangannya tertuju pada api di atap rumah. Dia lantas membangunkan cucunya, Rahma.
Lalu, mereka berpegangan tangan berlari berusaha menyelamatkan diri dari rumah panggung mereka. Namun karena panik, pegangan mereka terlepas.
Rahma melihat jendela. Dia lalu melompat keluar lewat jendela rumah panggung itu. Sementara, sang nenek masih terjebak api di dalam. Diduga, asap yang pekat membuat korban tak melihat jalan keluar.
Kronologi itu diungkap Kapolsek Tanete Rilau, Iptu Sudarto, berdasarkan keterangan cucu korban yang selamat, Rahma.
Sembilan unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Api baru dijinakkan sekitar pukul 02.15 Wita. Usai menghanguskan 7 rumah. Saat menyisir puing-puing rumah, petugas Pemadam Kebakaran menemukan korban sekira pukul 02.30 Wita. Jenazah korban lalu dievakuasi ke Puskesmas Pekkae menggunakan ambulans.
Iptu Sudarto mengatakan, dugaan sementara, penyebab kebakaran itu karena arus pendek listrik di rumah korban Hj. St. Maemunah.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33